Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Belasan mahasiswa STISIP BP Banjar dampingi puluhan pedagang di Kelurahan Pataruman untuk membuat Nomor Izin Berusaha (NIB) melalui Online Single Submission (OSS), Minggu (12/9/2021).
Para mahasiswa yang tengah KKN itu juga memberikan bantuan sembako kepada pedagang yang mengikuti kegiatan tersebut.
Ketua Kelompok KKN 1 STISIP BP Banjar, Nanang Ratno Afandi, mengatakan, pihaknya sengaja menggelar kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah.
Menurutnya, dengan pendampingan ini dapat memudahkan masyarakat yang belum memiliki perizinan, yakni legalitas resmi dari negara.
“Selama ini banyak yang mendapatkannya dari desa atau kelurahan berupa SKU. Namun, NIB ini langsung dari pusat,” ujarnya.
Ia harap ke depannya masyarakat semakin tahu dengan adanya peraturan terbaru dari pemerintah, baik itu sistem serta prosedur pelaksanaannya.
baca juga: Aplikasi Si Kompeten Hadir untuk Melakukan Uji Kompetensi Mahasiswa
Pengabdian Mahasiswa STISIP BP Banjar
Wakil Ketua 1 Bidang Akademik yang juga Dosen Pembimbing KKN STISIP kelompok 1, Yogi Sugiarto Maulana, menjelaskan, selama pengabdian mahasiswa di tengah-tengah masyarakat sejak 16 Agustus-16 September 2021 ini fokus terhadap pemulihan ekonomi.
Sebab, kata Yogi, banyak yang terdampak akibat covid-19, terutama UMKM.
“Kebijakan PPKM yang berlaku hampir di semua daerah mengakibatkan UMKM banyak yang gulung tikar, namun ada juga yang masih bisa bertahan sampai saat ini,” terangnya.
Berdasarkan beberapa penelitian, lanjutnya, ada beberapa faktor yang membuat UMKM bisa bertahan di masa pandemi ini, salah satunya kemampuan dalam menggunakan e-bisnis atau teknologi informasi.
Selain itu, mereka yang memiliki kemampuan mengakses pendanaan, baik pinjaman maupun bantuan dari pemerintah mampu bertahan sampai sekarang ini.
Maka dari itu, pihaknya memberikan pendampiangan pembuatan NIB melalui OSS agar pelaku usaha lebih mudah mengakses pendanaan dan bantuan.
“Ini juga salah satu kegiatan tridharma perguruan tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.
baca juga: Aplikasi Asuransi Online Hario, Dukung Mahasiswa Optimalkan Potensi
Perizinan Lewat Online
Sementara itu, Kabid UMKM Dinas KUKMP Kota Banjar, Tatang Nugraha, mengapresiasi para mahasiswa yang membantu mempermudah masyarakat mengakses OSS.
Menurutnya, NIB ini sangat penting bagi para pelaku usaha agar kegiatan mereka terdaftar oleh pemerintah. Apalagi saat ini yang mendapatkan bantuan juga harus memiliki NIB.
“Sekarang lewat online. Untuk saat ini, selain NIB, yang akan mendapatkan bantuan juga harus sudah vaksin,” ujarnya.
Khusus di Kota Banjar, Tatang menyebut sudah 80 persen pelaku usaha sudah memiliki NIB tersebut. Sedangkan sisanya masih memakai SKU yang mana diterbitkan oleh desa/kelurahan.
Pihaknya pun terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat setiap tahunnya. Bahkan, dalam tahun ini menargetkan 90 untuk IUMK yang bersumber dari DAK Dinas KUKMP Banjar.
“Rencana Oktober kita laksanakan yang 30 orang. Kami mangapresiasi mahasiswa STISIP Bina Putera Banjar yang membantu meringankan pedagang, khusus dalam perizinan ini,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)