Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Seorang suami di Dusun Bojongsari, Desa Baregbeg, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis dikabarkan hilang. Padahal, sang istri baru melahirkan anak beberapa hari lalu.
Bahkan, kabar tersebut tersebar di media sosial dan menjadi perbincangan netizen, terutama mereka yang berasal dari wilayah Lakbok.
Saat HR Online mengkonfirmasi hal tersebut, Ika Mardiana (22) membenarkan kabar tersebut.
Bahkan hingga saat ini Wahyudin (28), suaminya, entah pergi ke mana sejak Jum’at (17/9/2021) sekitar pukul 10.10 WIB kemarin.
Ia mengungkapkan, terakhir suaminya memberikan kabar bahwa ada orang yang mengejar-ngejar dan menyuruhnya ke pinggir saat mengendarai motor.
Ia pun tak tahu maksud dan tujuan orang tak dikenal itu.
“Setelah itu Mas Wahyudin (28) menelepon via WhatsApp sebanyak 5 kali, tapi tidak terangkat. Setelah itu saya telepon lagi tidak aktif dan belum ada kabar,” ujarnya melalui sambungan telepon, Sabtu (18/9/2021).
baca juga: Motornya Hilang, Penjual Benang Layangan di Tasikmalaya Diduga Jadi Korban Hipnotis
Kronologi Istri Baru Melahirkan Anak Suaminya Menghilang
Ika mengaku hubungan rumah tangganya baik-baik saja selama ini. Bahkan, sebelumnya tidak ada hal-hal yang mencurigakan sebelum sang suaminya pergi.
Namun setelah menghilang, Ika baru tersadar jika Wahyudin sejak pagi seolah sedang banyak pikiran.
Ia terus membereskan pekerjaan rumah, tidak mau makan dan wajahnya terlihat pucat seolah kebingungan.
“Setelah saya paksa baru mau makan. Anehnya, pagi-pagi suami saya beberapa kali mencium dan bilang untuk terus bersabar. Ia berkeinginan bila suatu saat dapat rezeki banyak akan bangun rumah kecil-kecilan, apalagi sekarang sudah punya anak laki-laki,” ungkapnya.
Kemudian, sekitar pukul 09.50 WIB Wahyudin membeli popok untuk sang istri yang baru melahirkan dan kebutuhan rumah tangga lainnya menggunakan motor matic beat warna merah putih.
Pasca suaminya mengirimkan pesan itu, Ika semakin bingung soal keberadaan sang suami.
Kemudian ia meminta teman, keluarga dan tetangga untuk mencarinya, namun belum juga ada titik terang.
“Bahkan saya sudah kontak ke keluarga Mas Wahyudin di Bumiayu dan di sana juga sempat menanyakan ke orang pintar. Katanya kondisinya selamat dan sedang jalan kaki di daerah Cimanggu, Cilacap Jateng. Sedangkan motornya sudah entah ke mana,” imbuhnya.
Diduga Kena Hipnotis
Ika menduga suaminya itu terkena hipnotis. Namun ia juga mengaku bila sudah sejak 1 bulan lalu Wahyudin menganggur karena tampak usahanya di Jakarta kebakaran.
Lantaran menganggur dan saat ini baru saja memiliki anak, sehingga terpikir masalah ekonomi untuk kebutuhan selamatan pemberian nama anaknya itu.
Saat pergi, Wahyudin selain membawa motor matic, hanya membawa uang sebesar Rp 230 ribu, menggunakan celana pendek dan baju berwarna hitam.
Ia harap bila ada warga yang melihat suaminya itu agar segera melaporkannya ke kepolisian.
“Saya bingung, Mas. Di sini tidak ada yang membantu kecuali suami saya. Ibu sudah meninggal. Semoga saja bisa segera ketemu dalam keadaan selamat, apalagi ini anak belum diberi nama,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)