Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Dinas KUKMP Kota Banjar, Jawa Barat, di akhir tahun ini menganggarkan Rp 80 juta untuk perbaikan dan perawatan tiga pasar tradisional.
Kepala DKUKMP Kota Banjar, Edi Herdianto mengatakan, pihaknya telah merencanakan untuk perbaikan bangunan pasar yang mengalami kerusakan.
“Untuk perbaikan bangunan pasar sudah kita anggarkan, mudah-mudahan secepatnya,” katanya, Selasa (14/09/2021).
Menurut Edi, jika rencana perbaikan tersebut tidak direalisasikan secepatnya, dikhawatirkan akan berdampak terhadap pembayaran retribusi para pedagang pasar.
“Kemarin juga ke dewan, kita itu tidak muluk-muluk, yang penting kebutuhan terpenuhi. Karena kalau tidak secepatnya terealisasi akan berdampak terhadap pembayaran retribusi. Kalau sekarang pada bocor, yang punya kiosnya juga pasti tidak mau bayar,” jelasnya.
Baca Juga : Pedagang Pasar Banjar Keluhkan Atap Bangunan Bocor saat Hujan Deras
Jika tidak ada anggaran, kata Edi, pihaknya tidak akan bisa untuk memperbaiki bangunan pasar yang mengalami kerusakan. Oleh sebab itu butuh anggaran untuk perbaikannya.
“Mudah-mudahan kedepannya bisa jadi bahan evaluasi. Kita juga tidak bisa berjalan kalau tidak ada biayanya,” ujar Edi.
Kepala Bidang Perdagangan DKUKMP Kota Banjar, Mamat Rahmat menambahkan, pihaknya telah melakukan survei ke beberapa titik bangunan pasar yang mengalami kebocoran saat hujan turun.
“Itukan sudah disurvei dan dianggarkan. Tinggal menunggu pelaksanaannya saja. Langsung saya yang melakukan surveinya juga,” katanya.
Mamat menyebutkan, untuk perbaikan dan perawatan pasar di Kota Banjar, pihaknya menganggarkan sebesar Rp 80 juta. Anggaran itu untuk perbaikan dan perawatan tiga pasar dan 1 kantor.
“Tahun kemarin kita hanya 40 juta rupiah. Untuk yang kemarin bocor, mudah-mudahan bisa segera diperbaiki,” pungkasnya. (Sandi/R3/HR-Online)
Editor : Eva