Banyak orang yang belum mengerti mengenai sejarah wayang Indonesia. Padahal secara kebudayaan ini memiliki kedudukan yang penting terhadap tradisi masyarakat di Jawa.
Pengaruh wayang terhadap kebudayaan Jawa yang sangat tinggi. Apalagi mempengaruhi kebiasaan hidup masyarakat yang tergolong unik.
Pembahasan masalah wayang perlu pengembangan dari bebragai perspektif, salah satunya hubungannya dengan sosial masyarakat Jawa dari dulu hingga saat ini.
Hal ini perlu untuk memahami seberapa jauh peran wayang dalam pembentukan karakter bangsa, terutama pada masyarakat Jawa.
Kesenian unik ini memiliki daya tarik massa yang kuat sejak zaman dahulu. Hal ini karena wayang merupakan satu-satunya seni tradisi yang ramai di kalangan masyarakat Jawa.
Bahkan di beberapa momen yang sama, terkadang menjadi unsur penting budaya masyarakat Jawa.
baca juga: Sejarah Bercocok Tanam Unik Masyarakat Madura Tahun 1900-an
Pengaruh dan Sejarah Wayang Indonesia
Penyebab pentingnya wayang dalam tradisi masyarakat Jawa yaitu pengaruh simbol dan mitologi yang berkembang dalam kepercayaan orang Jawa.
Masyarakat Jawa mempercayainya sebagai benda suci yang berasal dari mitologi India, terutama karakter Rama dalam kisah Pandawa Lima.
Lakon cerita ini sangat sakral bagi masyarakat Jawa kuno. Hal ini karena lakonnya terinspirasi cerita epik Hindu Ramayana dan Mahabharata.
Cerita ini sangat diagungkan era kejayaan Hindu dan Budha di pulau Jawa waktu itu.
baca juga: Karakter Unik Raja Jawa tahun 1800-an, Senang Bagi-bagi Jabatan
Wayang Media Klasik Walisongo
Masih soal sejarah wayang Indonesia, kesenian ini merupakan media klasik yang diakui oleh para Walisongo.
Bahkan, menurut beberapa catatan sejarah lainnya, wayang pernah menjadi media penyebaran agama Islam oleh salah seorang Walisongo terkenal bernama Sunan Kalijaga.
Ia pernah menyampaikan kepada sultan Demak bahwa sesungguhnya pertunjukkan wayang itu adalah bayangan yang tercermin dari yang tunggal.
Seseorang dapat saja menamakan itu sebagai pencerminan undang-undang. Namun yang paling penting wayang adalah cerminan dari tuntunan hidup manusia yang sebenarnya.
Cara Mengungkapkan Aliran Mistik Jawa yang Paling Murni
Menurut Peter Carey dalam bukunya berjudul “Sisi Lain Diponegoro: Babad Kedung Kebo dan Historiografi Perang Jawa”, (2014: 11), mengungkapkan, wayang merupakan cara mengungkapkan aliran mistisme pada masyarakat Jawa yang paling murni.
Orang Jawa sangat menghargai wayang karena mereka percaya, dalam wayang terdapat satu jiwa mistik yang berasal dari sifat-sifat orang Jawa yang sesungguhnya.
Selain itu, dengan menggunakan wayang, masyarakat Jawa percaya bisa membuka unsur ghaib, terutama untuk memahami kebenaran dalam jiwa, serta pengenalan diri yang akhirnya akan mengantarkan manusia kepada penyatuan mistik dengan Tuhan.
Identik Tradisi Jawa yang Mahal dan Mewah
Karena eksistensi wayang semakin melambung tinggi pada masyarakat Jawa, lambat laun kebudayaan ini akhirnya mengalami degradasi yang kuat.
Masyarakat Jawa tidak lagi mudah untuk menonton wayang, sebab sering kali wayang hanya digelar pada waktu-waktu tertentu di lingkungan keraton (kerajaan).
Bahkan, menurut catatan sejarah wayang Indonesia dari sebuah laporan Belanda, terdapat perilaku yang menyimpang dari pejabat Keraton yang korupsi.
Hal ini karena memeriahkan pagelaran wayang untuk pesta pernikahan anaknya yang sangat mewah dan mahal.
Adapun pejabat yang menyimpang itu bernama Patih Danurejan IV yang menggunakan uang korupsi untuk melakukan pesta pora.
Dalang Istana yang Berasal dari Pedesaan
Penybab mengapa wayang memiliki kedudukan yang penting dalam tradisi Jawa antara lain karena prestis orang desa yang terangkat karena menjadi dalang unggulan di istana (keraton).
Dengan adanya fenomena orang desa masuk istana sebagai dalang, maka masyarakat di sana sangat kagum dengan prestasi tersebut.
Wayang telah memberikan satu karunia yang membanggakan kawula alit untuk bisa diperhatikan oleh kerajaan.
Maka dari itu wayang sering kali dianggap sebagai unsur penting yang ada dalam tradisi kebudayaan masyarakat Jawa.
Masyarakat Jawa Sangat Menjunjung Kebudayaan
Adapun dari kesimpulan artikel sejarah wayang Indonesia ini adalah kita secara tidak langsung bisa mengetahui bagaimana masyarakat Jawa sangat menjunjung tinggi kebudayaan. Salah satu kebudayaan yang masyarakat Jawa agungkan dari dulu hingga kini adalah wayang. (Erik/R6/HR-Online)