Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pemerintah Kota Banjar, Jawa Barat, akan membuka pembelajaran tatap muka jika peserta didik sudah menerima vaksinasi.
Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, menyampaikan, pembukaan kembali kegiatan sekolah tatap muka itu karena Kota Banjar masuk dalam PPKM level 3.
“Kemarin kan kita masuknya di PPKM level 4, alhamdulillah sekarang jadi level 3. Karena itu ada beberapa kebijakan yang direlaksasi, dan mudah-mudahan PTM bisa dibuka,” kata Ade Uu saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMP Negeri 3 Kota Banjar, Selasa (10/8/2021).
Namun, kata Walikota Banjar tersebut, jika pembelajaran tatap muka dibuka kembali, maka semua wajib menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya.
“Tapi tentu saja dengan persyaratan yang ketat. Makanya anak-anak harus sudah dibiasakan dengan adaptasi kebiasaan baru, yakni penerapan 5M,” tambahnya.
Lanjut Ade Uu, vaksinasi Covid-19 bagi peserta didik dan guru menjadi salah satu syarat untuk kembali melaksanakan PTM.
Kepala SMP Negeri 3 Kota Banjar, Nia Kurniasih, mengatakan, sebanyak 525 peserta didik yang berada di sekolah tersebut siap untuk menerima vaksin dosis pertama.
“Tadinya ada 408, tapi sekarang bertambah jadi 425 orang siswa yang akan divaksin,” kata Nia kepada awak media.
Kata Nia, pelaksanaan vaksinasi di sekolah tersebut diatur menjadi beberapa shift, dengan tujuan untuk mengurangi kerumunan.
“Jadi untuk pelaksanaan kelas 7,8,9 itu dijadwal, ada shift-nya dan sekarang yang belum kelas 9,” katanya.
Kendati begitu, setelah adanya vaksinasi bagi peserta didik, ia berharap PTM dapat segera dibuka kembali.
“Seperti yang tadi ibu Walikota bilang meskipun kita terpapar, tapi kalau sudah divaksin itu tidak akan terlalu parah, dan yang utama ingin segera PTM,” pungkas Nia. (Sandi/R7/HR-Online)
Editor: Ndu