Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita BanjarPedagang Tidak Mau Divaksin, Jongkonya di Pasar Banjar Disegel 3 Hari

Pedagang Tidak Mau Divaksin, Jongkonya di Pasar Banjar Disegel 3 Hari

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),– Pemerintah Kota Banjar, Jawa Barat, akan melakukan penutupan sementara jongko para pedagang pasar yang tidak mau divaksin.

Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, selaku Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, mengimbau warga pasar Banjar untuk segera mengikuti vaksinasi Covid-19.

Jika menolak, Ade Uu mengatakan, petugas akan melakukan penyegelan jongko dan menutup sementara selama 3 hari.

“Di pasar ternyata masih ada yang belum divaksin. Kita ada regulasi kalau penghuni pasar sampai hari Kamis belum divaksin tidak boleh jualan selama tiga hari. Akan kita segel,” kata Ade Uu saat mengimbau para pedagang pasar, Senin (30/8/2021).

Menurut Ade Uu, peraturan tersebut tidak hanya berlaku untuk para pedagang pasar saja, akan tetapi untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Banjar.

“Seperti guru yang sudah divaksin bisa mengajar para siswa, terus seperti perkantoran ASN yang sudah divaksin boleh ke kantor dan yang belum divaksin tidak diperbolehkan masuk kantor,” ujarnya.

Namun, dalam hal itu terdapat pengecualian bagi para pedagang ataupun yang lainnya. Apabila dengan alasan medis yang dikeluarkan oleh dokter tidak dapat divaksin Covid-19, maka aturan tersebut tidak berlaku.

“Kecuali memang ada alasan karena menurut keterangan dokter tidak disarankan untuk divaksin. Itu masuk ke dalam pengecualian,” imbuh Ade Uu.

Sedangkan, bagi para pedagang pasar yang telah disuntik vaksin, akan mendapatkan stiker yang ditempelkan di jongko pedagang. Hal tersebut sebagai salah satu ciri bahwa pedagang tersebut telah disuntik vaksin Covid-19.

“Itu tandanya pedagang yang ditempelkan stiker di jongkonya sudah disuntik vaksin. Tapi kalo nggak ada stikernya berarti dia belum divaksin,” tandasnya.

Ade Uu menegaskan, jika sampai hari Kamis para pedagang masih tidak mau divaksin, petugas akan melakukan tindakan tegas dengan melakukan penutupan jongkonya selama tiga hari. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...
Perahu Wisata Terbalik

Laka Laut Perahu Wisata Terbalik di Pantai Pangandaran, Polisi Ungkap Kondisi 9 Penumpang

harapanrakyat.com,- Sebuah perahu wisata terbalik di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat. Perahu yang mengangkut sembilan wisatawan asal Karawang itu terbalik saat melintas di perairan...
Pelaku Curas

Empat Pelaku Curas terhadap Pria Disabilitas di Sumedang Berhasil Ditangkap

harapanrakyat.com,- Empat pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) terhadap seorang pria disabilitas berinisial AK (26) di Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Sumedang. Uniknya,...