Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita BanjarKasus Perceraian di Kota Banjar Selama Pandemi Meningkat

Kasus Perceraian di Kota Banjar Selama Pandemi Meningkat

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kasus perceraian di Kota Banjar, Jawa Barat, terbilang cukup tinggi selama pandemi Covid-19. Pada tahun 2020 tercatat sebanyak 863 permohonan gugat cerai di Kantor Pengadilan Agama Kota Banjar.

Kepala Kantor Pengadilan Agama Kota Banjar, Muhammad Iqbal, melalui petugas Bagian Informasi, Aris Sandi mengatakan, dari jumlah permohonan tersebut tidak semuanya terbit atau keluar dengan akta cerai.

“Kalau untuk pendaftaran gugatan perceraian tahun 2020 jumlahnya sebanyak 863. Tapi yang terbit dengan produk akta perceraian ada 808,” kata Aris, Rabu (04/08/2021).

Kemudian, untuk tahun 2021 ini, data yang tercatat pada Kantor Pengadilan Agama Kota Banjar sebanyak 488 permohonan perkara gugat cerai. Dari data tersebut, tiga perkara diantaranya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digugat cerai oleh istrinya.

Baca Juga: Janda dan Duda di Kota Banjar Capai 500 Orang, Terbanyak Istri Gugat Suami

“Sedangkan, selama bulan Juli kemarin, yaitu sejak adanya kebijakan PPKM, permohonan gugat cerai yang masuk sebanyak 45 perkara. Rata-rata yang mengajukan gugatan perceraian itu pihak perempuan. Untuk ASN tahun ini ada tiga perkara,” terangnya.

Aris juga menyebutkan, sejak awal bulan Juli lalu, ada sebanyak 45 perkara gugatan cerai. Tapi yang masuk atau diproses hanya 6 perkara.

Sementara itu, dari total kasus perceraian di Kota Banjar tahun ini, 70 persen perempuan mendaftarkan permohonan gugat cerai.

“Perempuan yang mengajukan gugat cerai kisaran sekitar 70 persen dari total keseluruhan perkara. Sedangkan, sekitar 30 persen laki-laki mengajukan cerai talak,” tandas Aris.

Sementara dalam persidangan, ketidakharmonisan keluarga hingga pertengkaran secara terus-menerus menjadi faktor penyebab kasus perceraian di Kota Banjar.

“Faktor yang mendasar memang kebanyakan dari sering bertengkar, entah itu karena ekonomi ataupun perselingkuhan,” pungkas Aris. (Sandi/R3/HR-Online)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...