Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Jelang lebaran Idul Adha tahun ini, perajin tusuk sate Karto Wardoyo di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mendapat berkah karena banjir orderan.
Karto Widodo, perajin tusuk sate mengatakan, permintaan tersebut lebih dari 100 persen, bila membandingkannya sebelum masa PPKM Darurat.
“Hal itu karena sejumlah importir tusuk sate dari beberapa negara terhenti, yang berdampak terhadap permintaan pasar lokal menjadi tinggi,” katanya kepada HR Online, Senin (19/7/2021).
Namun masalahnya, dengan membludaknya permintaan tersebut, para Widodo merasa kewalahan. Sebab, terbatasnya tenaga kerja sesuai aturan PPKM Darurat. Sehingga, pesanan pun kini tidak bisa terpenuhi.
“Sayang meski pesanan meningkat, tapi tidak bisa memenuhi pesanan. Karena hasil produksi tidak maksimal. Hal itu karena adanya pengurangan karyawan, sesuai dengan aturan PPKM Darurat oleh pemerintah,” ucap perajin tusuk sate yang sudah belasan tahun ini.
Kini, lanjutnya, dengan meningkatnya pesanan tidak sulit lagi untuk pemasaran. Karena masyarakat yang membeli bisa datang langsung ke pabrik.
“Bahkan tak sedikit yang tidak kebagian hasil produksi, karena terbatas,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online)
Editor : Adi Karyanto