Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, akan mendirikan pusat isolasi mandiri di tiap Kecamatan. Upaya dan inovasi tersebut dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Pasien Covid-19 yang ada di desa-desa nanti untuk isolasi terpusat di Kecamatan,” ujar Sekretaris Daerah Ciamis Tatang Rabu (21/7/2021).
Baca Juga: TNI Mulai Vaksinasi Anak di Ciamis Usia 12-18 Tahun
Inovasi tersebut kata Tatang merupakan salah satu terobosan Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Jadi, selain memberikan beras bantuan sebanyak 100 ton, Pemkab juga mempunyai terobosan yaitu pasien Covid-19 di Desa-Desa agar menjalani isolasi mandiri di pusat kecamatan.
“Pusat isolasi itu bisa menggunakan bangunan sekolah yang representatif,” katanya.
Dengan upaya tersebut, nantinya pasien isoman akan terkontrol oleh tenaga kesehatan.
“Kalau isolasi di desa, tenaga kesehatan kita kan terbatas, jadi kurang optimal, kalau tingkat kecamatan mudah-mudahan terkontrol,” ungkapnya.
Menurutnya, kalau nanti isolasi terpusat di tingkat kecamatan ini berjalan, kegiatan-kegiatan seperti ibadah, olahraga, berjemur akan mendapat panduan dari ahlinya.
“Nanti di pusat isolasi kecamatan, akan ada kegiatan yang membuat imunitas meningkat dan hati tenang. Kalau di rumah terus, mentang-mentang OTG jadi tidak olahraga dan berjemur padahal itu diharuskan,” jelas Tatang.
Pihaknya pun memiliki program untuk mengetuk para agnia dan donatur yang mempunyai rezeki lebih untuk bersama-sama membantu masyarakat yang isolasi mandiri.
“Nama programnya Berbagi Bersama Melawan Covid-19, jadi mengetuk donatur, agnia dan orang-orang yang mempunyai kelebihan rezeki agar sama-sama membantu masyarakat,” pungkasnya. (Ferry/R8/HR Online)
Editor: Jujang