Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Mall Asia Plaza Tasikmalaya membantah selama pelaksanaan PPKM darurat tidak membayar sepeserpun karyawannya yang dirumahkan sementara.
Manajer Operasional Mall Asia Plaza Tasikmalaya, Toni Apriliansah, menjelaskan, bila karyawan saat ini tidak bekerja sementara waktu tetap mendapatkan bayaran, hanya saja tidak sepenuhnya.
“Dampak PPKM darurat ini sangat besar sekali karena karyawan kami harus berhenti dulu sementara waktu dari 3-20 Juli 2021,” katanya, Jum’at (9/7/2021).
baca juga: PPKM Darurat, Karyawan Mall di Tasikmalaya Dirumahkan Tanpa Bayaran
Soal pembayaran, pihaknya menyesuaikan dengan kondisi internal perusahaan. Namun, pada intinya memang benar ada pengurangan, tapi tidak 100 persen pembayarannya.
Ia mencontohkan, seperti wahana kolam renang Teejay sudah setahun sejak adanya covid-19 tutup dan karyawan yang tidak bekerja tetap mendapatkan bayaran, hanya saja tidak seperti biasanya.
“Kalau sampai nol persen itu tidak. Jadi khusus di AP tetap kita bayar meskipun karyawan dirumahkan,” ujarnya.
Sementara itu untuk jumlah karyawan yang tidak kerja sementara waktu sekitar ratusan. Namun jumlah tersebut bukan hanya dari mall Asia Plaza Tasikmalaya saja.
Ia kembali mengungkapkan bila di bagian fashion wajib tutup sebagaimana anjuran pemerintah. Akan tetapi untuk tenan atau toko kecil yang mewadahi UMKM hari kemarin sempat buka, karena take away.
Lantaran tidak kuat karena kondisinya seperti ini, sehingga hampir 90 persen tutup. Berbeda dengan yang besar, seperti KFC dan Pizza Hut masih buka.
Sebelumnya, para karyawan mengeluhkan adanya PPKM darurat ini berdampak besar terhadap pendapatan mereka.
Apalagi pendapatan yang biasanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari justru bekurang karena pemasukan dari perusahaan juga berkurang.
Dengan kondisi seperti itu, mereka berharap agar pemerintah peduli terhadap perekonomian karyawan. Sebab, selama di rumah ini tidak mendapatkan pemasukan sama sekali. (Apip/R6/HR-Online)