Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sejumlah fasilitas umum yang dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis, Jawa Barat jadi sasaran aksi vandalisme, salah satunya gedung lapang tenis indoor.
Gedung tersebut terlihat kotor dengan berbagai coretan dari orang-orang tak bertanggung jawab. Padahal lapang tenis indoor tersebut merupakan sarana olahraga untuk para atlet berlatih, selain juga bisa digunakan oleh masyarakat umum.
Herdy Rusdiawan, anggota DPRD Ciamis, ketika ditemui HR Online, Selasa, (6/7/2021), menyayangkan aksi vandalisme terus terjadi. Akibatnya banyak fasilitas umum di Ciamis yang rusak seperti halnya gedung lapang tenis indoor.
“Saya ketika melihat langsung kondisi tembok luar lapang tenis indoor, memang tidak sedap dipandang. Terlebih coretan tersebut bukan gambar lukisan melainkan tulisan-tulisan yang tidak jelas apa maknanya,” ungkapnya.
Herdy mengaku sering berkeliling Ciamis dengan menggunakan sepeda ketika ada waktu luang. Saat itulah ia sering menemukan fasilitas umum yang penuh coretan vandal.
“Ternyata memang aksi vandalisme ini sudah sangat memprihatinkan dan harus ada tindakan terutama dari Satpol PP,” katanya.
Karena banyak fasilitas umum yang terus menjadi sasaran vandalisme ini, lanjut Herdy, alhasil coretan tangan-tangan jahil tersebut mengotori bangunan-banguan milik Pemkab Ciamis yang merupakan sarana umum.
“Patroli Satpol PP Ciamis perlu ditingkatkan terlebih ke lokasi-lokasi fasilitas milik pemerintah Ciamis. Sebab bangunan tersebut menjadi sasaran empuk para vandalisme melancarkan aksinya corat-coret pilox seenaknya,” jelasnya.
Fasilitas Umum di Ciamis Perlu Diberi Penerangan
Herdy juga menyarankan agar semua fasilitas umum diberi penerangan lampu yang memadai. Hal ini untuk mengurangi aksi vandalisme.
“Meski susah menangkap para pelaku, setidaknya kalau lokasi bangunan terang mereka berpikir dua kali untuk melancarkan aksinya,” katanya.
Menurut Herdy, bukan hanya lapang tenis indoor yang menjadi sasaran vandalisme, namun banyak juga fasilitas lain yang penuh corat-coret vandal. Seperti halnya gedung kesenian, mess Pemda, bahkan areal kawasan sirkuit BMX, juga terdapat coretan vandalisme. Padahal lokasi untuk menggambar sudah tersedia di tembok Stadion Galuh.
“Dengan adanya aksi vandalisme di lapang tenis indoor, jelas sangat kurang baik, terlebih fasilitas tersebut menjadi salah satu tempat olahraga yang suatu saat bisa digunakan dalam event-event tertentu seperti Pekan Olahraga Daerah (Porda) ketika menjadi tuan rumah,” katanya.
Herdy menginginkan, aksi vandalisme ini tidak terus terjadi, sehingga perlu ada wadah yang disiapkan pemerintah.
“Dengan begitu bakat yang dimiliki para pelaku vandalisme ini tersalurkan dengan baik dan menjadi hasil karya yang sedap dipandang mata,” pungkasnya. (ES/R7/HR-Online)
Editor: Ndu