Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kegiatan TMMD ke-111 di Kota Banjar, Jawa Barat, secara resmi ditutup Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, Rabu (14/07/2021).
Ia mengaku sangat bangga dan mengucapkan apresiasi untuk TNI khususnya, dan kepada pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Luar biasa, saya pribadi sangat bangga dan memberikan apresiasi khususnya kepada TNI. Dengan adanya kegiatan TMMD ini bisa menjaga kebersamaan dan gotong royong,” ungkapnya.
Menurut Ade Uu, hasil dalam kegiatan TMMD ke 111 sangat luar biasa. Terutama dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat saat kondisi pandemi seperti ini.
“Dalam kondisi pandemi, sangat luar biasa karena bisa membangun. Kalau anggaran kita sudah di refocusing,” ujarnya.
Ade Uu berharap masyarakat dapat menggunakan dan memelihara fasilitas yang pembangunannya telah selesai. Bngunan tersebut bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.
Baca Juga : Tim Wasev Mabes TNI AD Kunjungi Lokasi TMMD ke-111 di Kota Banjar
“Mudah-mudahan ini bisa dirawat oleh masyarakat. Supaya manfaatnya bisa masyarakat rasakan lebih lama,” kata Ade Uu.
Sementara itu, Dandim 0613/Ciamis, Letkol Czi, Dadan Ramdani mengatakan, kegiatan TMMD ke-111 yang berlangsung di Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.
Dalam penelitiannya berhasil membangun sasaran fisik berupa jalan lapensit sepanjang 782 meter.
Selanjutnya, pembangunan kirmir jalan sepanjang 353 meter dan pemeliharaan jembatan gantung dengan panjang 60 meter.
“Kemudian ada sasaran tambahan berupa perbaikan dua rumah tidak layak huni, dan itu memang di luar anggaran. Akan tetapi ini berkat gotong-royong dengan masyarakat,” kata Dandim 0623 Ciamis, Letkol Czi, Dadan Ramdani.
Selain sasaran pembangunan secara fisik, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) juga terdapat sasaran secara non fisik. “Sasaran non fisik juga sudah kita lakukan dan berjalan lancar,” pungkasnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor : Eva)