Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Sebanyak 28 sekolah dari 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, telah dipilih untuk menjadi tempat isolasi terpusat (isoter) tingkat kecamatan.
Hal tersebut menindaklanjuti arahan dari pemerintah kabupaten Ciamis sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, H. Asep Saeful Rahmat mengatakan, tempat isolasi terpusat kecamatan di sekolah tersebut merupakan pilihan dari Satgas Covid-19 Kecamatan.
“Jadi yang menentukan layak atau tidaknya sekolah itu untuk dijadikan tempat isolasi terpusat tingkat kecamatan adalah Satgas setempat. Karena kami hanya memfasilitasi tempatnya saja,” katanya.
Baca Juga: Pemkab Ciamis Akan Dirikan Pusat Isolasi Mandiri Tingkat Kecamatan
Asep menjelaskan, tempat isolasi terpusat tingkat kecamatan ini, merupakan inovasi dan terobosan dari Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.
“Iya benar, jadi kalau pasien Covid-19 di desa-desa itu kadang tidak merata dirawat oleh tenaga kesehatan, karena tenaga kesehatannya terbatas. Maka dari itu, supaya bisa terawat semuanya dipusatkan di tingkat kecamatan,” jelasnya.
Menurutnya, sekolah yang dijadikan tempat isolasi terpusat di kecamatan rata-rata adalah sekolah menengah pertama (SMP). Karena ruangan kelasnya banyak sehingga bisa representatif untuk dijadikan tempat isolasi terpusat.
“Kebanyakan SMP, kalau SD dan SMK hanya ada satu. Untuk SD hanya kecamatan Cidolog, dan SMK yaitu Cikoneng. Sekolah tersebut telah dipilih dan layak untuk dijadikan tempat isolasi terpusat oleh Satgas kecamatan,” tuturnya.
Asep menuturkan, untuk kegiatan belajar saat ini dilakukan pembelajaran daring lagi karena kondisi saat ini sedang melaksanakan PPKM.
“Tahun ajaran baru telah berlangsung sejak kemarin, para siswa juga sudah aktif kembali belajar daring,” tuturnya.
Asep berharap, meskipun belajar daring, namun para peserta didik dan guru harus tetap mempedomani protokol kesehatan Covid-19.
“Mudah-mudahan pandemi ini cepat berlalu, sehingga pelaksanaan pembelajaran bisa dilaksanakan secara tatap muka,” harapnya.
Inilah daftar 28 sekolah yang dijadikan tempat isolasi mandiri terpusat di tingkat kecamatan, yakni, SMPN 1 Ciamis, SMPN 8 Ciamis, SMPN 1 Banjarsari, SMPN 1 Rancah, SMPN 1 Panawangan, SMPN 1 Panumbangan, SMPN 1 Cipaku, SMPN 1 Pamarican.
Kemudian, SMPN 1 Pamarican, SMPN 1 Rajadesa, SMPN 1 Cihaurbeuti, SMPN 1 Lakbok, SMK PGRI Cikoneng, SMPN 1 Panjalu, SMPN 1 Cijeungjing, MTs Sindangkasih, SMPN 1 Cisaga, SMPN 1 Purwadadi.
SMPN 1 Kawali, SMPN 1 Tambaksari, SMPN 1 Sadananya, SMPN 1 Baregbeg, SMPN 1 Lumbung, SMPN 1 Jatinagara, SMPN 1 Sukadana, SMPN 1 Sukamantri, SMPN 1 Cimaragas, SMPN 3 Banjarsari dan SDN 1 Janggala Kecamatan Cidolog. (Ferry/R7/HR-Online)
Editor: Ndu