Aplikasi Rumah Belajar merupakan portal pembelajaran yang telah dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Konten pembelajaran yang tersedia berbasis video, audio, gambar, hingga animasi yang telah disajikan secara interaktif dan efektif.
Aplikasi tersebut sekarang tersedia dalam versi Android sehingga memudahkan pengguna untuk mengunduhnya melalui Google Playstore.
Hal tersebut memiliki tujuan untuk memudahkan para siswa dan guru dalam memanfaatkan Rumah Belajar sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan lancar serta dilakukan kapan dan di mana saja.
Baca Juga: Aplikasi Content Creator Terbaik, Siap Viralkan Conten Para Pemula
Fitur Utama Aplikasi Rumah Belajar Untuk Peserta Didik
Kehadiran aplikasi tersebut merupakan komitmen Kemendikbud dalam menyajikan aplikasi yang ramah pengguna. Aplikasi ini memiliki tampilan yang lebih menarik dan sesuai dengan tren aplikasi zaman sekarang.
Selain itu, lengkap dengan fitur notifikasi konten terbaru. Pengguna akan mendapatkan pop up notifications apabila ada konten baru dan kemudahan registrasi. Pengguna dapat login dengan media sosial mereka.
Bahkan dalam aplikasi ini terdapat fitur utama dan pendukung. Rumah Belajar juga terhubung dengan link-link seperti radio edukasi, TV edukasi, suara edukasi, video on demand, klinik konsultasi pembelajaran, anugerah Ki Hajar, m-edukasi, klub pompi, dan SMA terbuka.
Aplikasi Rumah Belajar tersebut dapat dimanfaatkan oleh pendidik, peserta didik, dosen, dan masyarakat luas pada umumnya. Fitur utamanya adalah:
Sumber Belajar
Layanan ini menyediakan aneka sumber belajar digital untuk jenjang Pendidikan PAUD, SD, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK. Layanan ini cukup lengkap.
Buku Sekolah Elektronik atau DSE
Sedangkan pada fitur dalam aplikasi Rumah Belajar ini terdapat layanan penyediaan buku mata pelajaran. Tentu saja buku pelajaran digital ini sesuai dengan kurikulum 2013.
Bank Soal
Pada menu ini terdapat layanan penyediaan kumpulan soal sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing. Selain itu, juga dapat secara langsung membuat soal baru pada fitur ini.
Baca Juga: Aplikasi Oculus Quest Akan Bantu Pengembangan Iklan di Facebook
Laboratorium Maya
Sesuai namanya, pada layanan ini tersedia layanan laboratorium yang menjelaskan simulasi mata pelajaran terkait science.
Peta Budaya
Mengenai menu aplikasi Rumah Belajar terkait kebudayaan, maka terdapat fitur Peta Budaya. Layanan ini menyediakan informasi tentang sejarah dan budaya Indonesia secara lengkap lalu pengemasannya dalam perpustakaan online.
Wahana Jelajah Angkasa
Wahana Jelajah Angkasa ini merupakan layanan penyedia informasi tentang ruang angkasa yang dapat Anda akses sesuai dengan format.
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan atau PKB
Layanan ini menyediakan diklat dengan metode Blended. Maksudnya tatap muka dan online. Tentu hal ini lebih mudah untuk para pendidik dan peserta didik.
Kelas Maya
Fitur utama terakhir adalah Kelas Maya. Fitur ini merupakan layanan penyediaan fasilitas e-learning untuk persekolahan.
Para Pengguna Aplikasi
Sebenarnya terkait pengguna aplikasi Rumah Belajar ini terbagi menjadi dua. Pengguna tersebut terdiri dari pengguna eksternal Kemendikbud dan pengguna internal Kemendikbud.
Secara detail, pengguna eksternal Kemendikbud meliputi para peserta didik, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan seperti teknisi, staff tata usaha, serta pengawas. Selain itu juga dosen, praktisi pendidikan, dan lapisan masyarakat.
Sedangkan untuk pengguna internal Kemendikbud terdiri dari peneliti, Pengembang Teknologi Pembelajaran atau PTP, teknisi produksi, prakom, dan analisis teknologi pembelajaran.
Implementasi Teknologi
Rumah Belajar merupakan sistem manajemen pembelajaran. Merupakan suatu perangkat lunak untuk keperluan administrasi, laporan kegiatan, dokumentasi, kegiatan belajar mengajar, kegiatan online, e-learning, dan materi pelatihan secara online.
Selain itu, aplikasi Rumah Belajar sebagai sarana untuk mendukung pendidikan dan proses pembelajaran. Bahkan memberikan konsep pembelajaran virtual untuk mendukung pembelajaran dalam kelas melalui alat sistematik dan teknologi.
Dengan adanya aplikasi tersebut, harapannya dapat mempercepat penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi sehingga pembelajaran lebih optimal.
Peningkatan penggunaan sistem tersebut semakin terbuka peluang karena ada peningkatan jumlah peserta didiknya. Hal ini mereka yang menjadi pemilik handphone lebih terintegrasi pada akses internet.
Pengelolaan materi pembelajaran, pengadaan pembelajaran, dan evaluasi dapat berjalan secara online dengan mudah. Bahkan meningkatkan interaksi para peserta dengan pendidik tanpa batasan waktu.
Dari fitur yang lengkap dan menarik, memberikan kemudahan dalam menggunakannya sehingga dapat membantu berbagai aspek kebutuhan pengguna. Dengan aplikasi Rumah Belajar, setiap elemen sekolah dapat memanfaatkan pembelajaran dengan lebih optimal. (R10/HR Online)
Editor: Jujang