Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Seorang warga Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi salah satu korban tenggelamnya kapal motor penumpang atau KMP Yunicee, di Selat Sunda Selasa (29/6/2021) pukul 19.20 WITA.
Adalah Juliadi (29) warga Kampung Babakan, RT 01 RW 02, Desa Ciampanan, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya.
Juliadi sudah dua tahun bekerja di KMP Yunicee di bagian kantin kapal.
Korban diketahui ikut berlayar bersama 41 penumpang dan 11 ABK lainnya dari pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali pada Selasa malam (29/6/2021).
Baca Juga: Jalan ke Kawah Rusak, Wisatawan Galunggung Tasikmalaya Mengeluh
Namun nahas, sebelum tiba di pelabuhan Gilimanuk, Bali, KMP Yunicee itu karam lantaran terjangan gelombang tinggi.
Informasinya, 33 penumpang selamat, 14 hilang dan 6 orang ditemukan meninggal dunia.
Juliadi sendiri termasuk ke dalam korban yang hingga kini belum juga ditemukan.
Kakak korban, Atin Kartini menduga jika adiknya tersebut hilang tenggelam bersama kapal.
“Sudah dicari kemana-mana, ke rumah sakit, tapi tidak ada, sepertinya ikut tenggelam bersama kapal,” ungkap Atin Rabu (30/6/2021).
Pihak keluarga lanjut Atin, tidak mendapatkan firasat apapun sebelum kejadian tenggelamnya KMP Yunicee.
Yuliadi sendiri terakhir berkomunikasi dengan keluarga lewat video call pada tanggal 26 Juni 2021.
Saat itu, ia menanyakan kabar keluarganya di Tasikmalaya, lantaran lebaran tahun ini tidak bisa mudik.
Sementara itu, saat ini pihak keluarga masih menunggu informasi dari saudara yang ada di Banyuwangi.
“Sekarang berangkat ke Banyuwangi sulit angkutan umum, baik kereta atau bus, jadi menunggu informasi dari sana saja, semoga adik kami ditemukan selamat,” pungkas Atin. (Apip/R8/HR Online)
Editor: Jujang