Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Dulunya Ncep Billal dikenal sebagai penggiat seni Karinding, kini pria berusia 30 tahun asal Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ini justru terkenal sebagai Tiktoker.
Jika Tiktoker lain viral karena aksi komedi dan joget-joget, Ncep Billal justru viral karena aksinya membantu para lansia (lanjut usia) yang tinggal di rumah tak layak huni dan sebatang kara.
Melalui akun Tiktok @ncepbillal_art, Billal membagikan kehidupan para lansia tak mampu. Banyak yang mengapresiasi video Bilal, hingga bantuan pun mengalir.
Baca Juga: Derita Nini Sunirah di Ciamis, Gelap Gulita Tinggal di Rutilahu Tanpa Listrik
Misalnya Mak Mene lansia yang tinggal di Desa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Rhuzanul Ulum sampai mendatanginya setelah kehidupan Mak Ene diunggah di YouTube Gema TV dan Tiktok @ncepbillal_art.
Perjalanan Billal sebagai konten kreator berawal pada awal 2020. Pandemi Covid-19 membuat Billal tak lagi bisa mentas sebagai penggiat seni. Ia berpikir membuat wadah untuk kreatifitasnya.
“Saya akhirnya membuat channel YouTube Gema TV, awalnya membuat film-film pendek,” katanya kepada HR Online, Jumat (4/6/2021).
Billal kemudian berpikir agar Gema TV bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat banyak. Ia pun memulai membuat konten-konten sosial.
“Jadi penggiat seni sejak tahun 2015. Banyak yang memandang sebelah mata. Tapi sebagai manusia, saya ingin membawa manfaat bagi orang lain,” katanya.
Meskipun membuat konten-konten sosial, Billal juga sesekali mengunggah kesenian Karinding yang ia geluti.
“Kalau ingin menggugah orang, membuat orang tertarik dengan kesenian, kitanya dulu bagaimana membawa diri. Zaman sekarang saya pikir penggiat seni perlu media seperti YouTube dan lainnya,” jelasnya.
Tiktoker Asal Cikoneng Ciamis Viral
Lalu 4 bulan lalu, Billal memutuskan membuat akun Tiktok @ncepbillal_art. Pertemuannya dengan Nini Sunirah (75) membuat Tiktoker asal Cikoneng Ciamis ini viral.
HR Online pernah memuat kisah Nini Sunirah yang tinggal sendirian di rumah tidak layak huni. Rumahnya waktu itu bahkan belum ada listrik, sehingga jika malam suasana rumah Nini Sunirah gelap gulita.
Nini Sunirah menggeser genting agar cahaya bisa masuk ketika malam hari. Sementara dinding rumahnya yang terbuat dari anyaman bambu juga bolong-bolong. Ia pun menutupinya dengan kain agar malam udara dingin tidak masuk.
Baca Juga: Kisah SNS dan Tiktoker Ciamis: Galang Dana Netizen, Bantu Nini Sunirah
Billal yang menemui Nini Sunirah bersama komunitas SNS (Sejatinya Sahabat) mengaku terharu melihat keadaannya.
“Sejak saya bertemu si Emak (Sunirah) itu, pas melihat matanya saja, saya tersentuh, saya bertekad sebisa mungkin membantunya,” kata Billal.
Ia lalu mengunggah video kehidupan Sunirah ke YouTube Gema TV. Namun respon warganet masih biasa saja.
“Paling ada yang nitip seratus dua ratus untuk si Emak itupun dari kawan-kawan saya,” katanya.
Namun saat Billal mengunggah video pendek di Tiktok, respon warganet ternyata luar biasa. Warganet memintanya untuk open donasi.
“Padahal awalnya saya tidak open donasi. Karena takutnya dibilang memanfaatkan juga. Tapi ketika adsen dari Google cair, saya lalu menggunakan adsen itu untuk membantu si Emak,” katanya.
Karena banyak yang ingin ikut menyumbang, Billal kemudian mengunggah video Sunirah lengkap dengan alamat dan nomor rekening.
“Donasi pun mengalir. Tiga puluh menit setelah video itu tayang udah terkumpul hampir Rp 40 juta. Bahkan saya membalasi WA itu sampai pukul tiga pagi dari warganet yang konfirmasi untuk donasi Mak Sunirah,” jelasnya.
Seiring dengan viralnya kisah Nini Sunirah, akun Tiktok Ncep Billal pun kebanjiran follower, dari yang tadinya ratusan, kini follower Billal di Tiktok sudah mencapai 50 ribu. “Ini rezeki untuk Mak Sunirah dan berkah juga buat saya,” katanya.
Penyerahan bantuan pun dilakukan Tiktoker asal Cikoneng Ciamis tersebut bersama komunitas SNS. Saat ini pembangunan rumah Sunirah di Dusun Cacaban, Desa Tanjungsari, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis masih berlangsung. (Ndu/R7/HR-Online)