Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Tim gabungan berhasil menemukan dua nelayan korban perahu terbalik di laut Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (3/6/2021).
Kasatpolair Pangandaran, AKP Sugianto menuturkan, bahwa pihaknya sempat menghentikan pencarian nelayan yang hilang sekitaran Cimanggu, Cagar Alam, Kabupaten Pangandaran. Hal tersebut mengingat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Akan tetapi, setelah melihat cuaca yang mendukung, tim gabungan pun kembali melanjutkan pencarian nelayan korban perahu terbalik,” tuturnya kepada HR Online, Kamis (3/6/2021).
Baca Juga : Perahu Terbalik di Pangandaran: 3 Nelayan Hilang, 2 Selamat
Lebih lanjut Sugianto menambahkan, hasil dari pencarian pada Rabu malam (2/6/2021), tim gabungan berhasil menemukan 1 orang nelayan dalam keadaan sudah tak bernyawa.
“Setelah mengevakuasi korban pertama, kami pun menyerahkan kepada pihak keluarga,” ucapnya.
Kemudian, sambungnya, pada Kamis ini tim gabungan kembali melanjutkan pencarian turun ke laut untuk mencari 2 nelayan lagi.
Kasatpolair Pangandaran menjelaskan, dalam pencarian nelayan korban perahu terbalik pada hari ketiga, timnya menyisir bibir pantai seputaran Cagar Alam.
Baca Juga : Tenggelam Saat Melaut, Satu Nelayan Pangandaran Ditemukan Meninggal
Berkat kerjasama tim gabungan yang berusaha mencari korban nelayan tenggelam, kembali membuahkan hasil.
“Hari ini dua orang lagi kami temukan. Dan pada saat ditemukan korban tidak jauh dari lokasi kejadian, dan sudah mengambang terapung di laut,” terangnya.
Tim gabungan pun langsung langsung mengevakuasi 2 korban tersebut dengan menggunakan perahu.
“Bahwa untuk korban yang kedua ini atas nama kang Asep, dan beliau sekaligus sebagai tekong. Alhamdulillah, kita berhasil menemukan semua (3) jasad nelayan korban perahu terbalik. Dan untuk selanjutnya tim gabungan akan menyerahkan ke keluarga korban,” pungkasnya.
Diberitakan HR Online sebelumnya, 5 orang nelayan terlibat kecelakaan di laut Pangandaran, Selasa (1/6/2021). Perahu yang mereka tumpangi terbalik sekitaran Cimanggu, Cagar Alam. Dua nelayan berhasil selamat, namun 3 orang nelayan menghilang. (Entang/R5/HR-Online)
Editor : Adi Karyanto