Senin, Maret 31, 2025
BerandaBerita TerbaruJanssen Vaksin Terampuh Untuk Covid-19?

Janssen Vaksin Terampuh Untuk Covid-19?

Janssen vaksin menjadi bentuk upaya vaksinasi lainnya guna perlawanan terhadap paparan virus Covid-19. Sama seperti vaksin-vaksin lainnya, para ahli menilai Janssen cukup efektif untuk menanggulangi virus.

Bahkan kawasan Brasil akan mendapat pasokan sebanyak 3 juta dosis vaksin ini lebih awal. Pada awal bulan Juni lalu, Menteri Kesehatan Brasil mengumumkan pasokan dosis vaksin ini. Berdasarkan laporan, perusahaan Janssen akan mengirimkan sebanyak 3 juta suntikan vaksin tersebut lebih cepat dari jadwal.

Tetapi penggunaan Janssen vaksin belum ada di Indonesia. Seperti apa jenis vaksin ini?

Mengenal Janssen Vaksin

Sesuai dengan namanya, perusahaan pembuat Janssen vaksin ialah Janssen. Di mana perusahaan farmasi ini pertama kali membuat vaksin dengan tingkat efektivitas mencapai 72 persen. Efektivitas tersebut bisa penerima vaksin rasakan dalam satu kali suntikan saja.

Di sisi lain, berdasarkan hasil uji coba di kawasan AS menemukan hasil lain. Di mana tingkat efektivitas Janssen hanya sekitar 57 persen untuk melawan varian terbaru dari virus Covid-19 yang berasal dari Afrika Selatan.

Tidak seperti suntikan vaksin lainnya, Janssen ini sudah termasuk efektif dalam satu kali suntikan saja. Sementara itu penyimpanan Janssen bisa dilakukan pada suhu biasa lemari es. Selain itu, harga untuk Janssen tergolong lebih murah daripada vaksin lainnya.

Meskipun begitu, kisaran tarifnya sama dengan dua kali harga suntikan vaksin jenis Oxford. Jika penggunaan Janssen mendapat persetujuan, maka akan menjadi vaksin ke lima di Inggris. Terlebih vaksin ini tergolong efektif untuk pencegahan gejala virus Covid-19 yang sangat serius.

Vaksin ini akan menunjukkan perlindungan penuh pada pasien rawat inap. Selain itu Janssen juga bisa mencegah kematian akibat paparan virus Corona di hari ke 28. Hasil tes uji coba secara massal yang berlangsung di sejumlah negara juga memberikan hasil tersendiri.

Hasil tersebut yakni Janssen efektif sampai 66 persen dalam pencegahan kondisi sedang sampai parah. Kepala petugas ilmiah J&J mengatakan jika Janssen vaksin untuk melawan Covid-19 cukup menjanjikan.

Korea Selatan Setuju Penggunaan Vaksin Buatan Janssen

Badan keamanan obat Korea Selatan setuju penggunaan Janssen vaksin. Melansir dari sumber terpercaya, Kementerian setempat mengisahkan penggunaan rejimen suntikan satu kali vaksin ini. Terlebih Janssen efektif mencegah infeksi antara orang dewasa mulai dari 18 tahun ke atas.

Hal ini menjadi pertanda vaksin ketiga  yang mendapat persetujuan dari otoritas kawasan Korea Selatan. Sebelumnya mereka sudah terlebih dahulu menyetujui AstraZeneca juga Pfizer. Negara tersebut juga menandatangani kontrak dengan perusahaan Janssen untuk 6 juta botol vaksinnya.

Menurut rencana, botol tersebut akan mereka berikan pada kuartal ketiga. Korea Selatan memulai kampanye vaksin mereka sejak 26 Februari lalu. Vaksinasi total 1,03 juta orang atau sekitar 1,99 persen dari sebanyak 52 juta penduduk sudah mendapat suntikan pertama.

Vaksin AstraZeneca sudah pihak kesehatan berikan pada 887.452 orang. Sementara itu sekitar 151.614 orang sudah mendapatkan vaksin Pfizer. Negara ini sudah mengamankan banyak vaksin untuk virus Corona.

Vaksinasi tersebut untuk 79 juta orang lebih dari sekitar 52 juta populasinya saat ini. Korea Selatan berusaha menyelesaikan upaya vaksinasi terhadap 12 juta orang di akhir bulan Juni. Selain itu, Korea Selatan bertujuan mencapat kekebalan kawanan pada bulan November 2021. Upaya tersebut mereka lakukan melalui berbagai vaksinasi termasuk Janssen vaksin.

Vaksin Buatan Janssen Baru Masuk Indonesia Tahun Depan

Sudah masuk di beberapa negara, Janssen vaksin justru belum hadir di Indonesia. Beredar kabar jika vaksin dengan tingkat efektivitas 72% ini baru masuk ke Indonesia pada tahun 2022 mendatang. Hal ini karena perusahaan Janssen berkata belum ada supply untuk Indonesia pada tahun 2021.

Meskipun begitu, Direktur Utama PT Bio Farma tidak membeberkan alasan utama distribusi vaksin tersebut belum berlangsung tahun ini. Selain itu ia juga membeberkan kendala jenis vaksin yang belum masuk dalam persyaratan haji dari pemerintah Arab Saudi.

Persyaratan tersebut adalah sertifikasi dari WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia. Jenis vaksin di Indonesia yang telah mendapat EUA dari WHO barulan Sinophram. Akan tetapi vaksin tersebut baru terdapat dalam program vaksinasi gotong royong.

Sedangkan untuk vaksin Sinovac akan mendapat EUA di minggu kedua bulan Juni 2021 mendatang. Bio Farma memberikan pilihan pada BPOM serta Komnas KIPI agar calon Jemaah haji dari Indonesia mendapat vaksin AstraZeneca. Pemberian vaksin tersebut tetap berlangsung meskipun sudah mendapat vaksinasi Sinovac.

Opsi tersebut berdasar pada pertimbangan jika Astrazeneca sudah mendapat sertifikasi dari WHO. Serta tercatat ada sebanyak 1.389.600 dosis AstraZeneca telah berada di Bio Farma. Meskipun begitu, terdapat pertimbangan yang ahli berikan. Sementara pihak tersebut hanya memberikan semacam pilihan saja.

Untuk saat ini, terdapat beberapa vaksinasi Covid-19 yang pemerintah Arab Saudi berikan. Vaksin tersebut merupakan hasil produksi dari perusahaan farmasi asal Amerika Serikat dan Eropa. Yaitu Pfizer, Aztrazeneca, Moderna juga Janssen vaksin.

Sunggyu Infinite Jadi Orang Pertama Terpapar Covid Pasca Vaksinasi Janssen

Meskipun tergolong efektif, bukan tidak mungkin orang yang sudah mendapat Janssen vaksin tak terpapar Corona. Terbukti salah satu member boyband Infinite terinfeksi virus Corona pada 25 Juni lalu. Infeksi tersebut terjadi setelah 15 hari mendapat suntikan vaksin Janssen.

Otoritas kesehatan Korea Selatan menduga jika idol ini mengalami kasus infeksi terobosan. Mereka pun menjadikannya sebagai kasus terobosan pertama setelah suntikan vaksin Johnson & Johnson di kawasan Korea Selatan.

Infeksi terobosa ini mengacu pada saat seseorang mendapat diagnosa menderita Covid-19 2 minggu pasca pemberian dosis penuh. Dalam sebuah briefing, kepala tim investigasi epidemiologi menjelaskan jika identifikasi 17 hari pasca vaksinasi maka masuk kriteria infeksi terobosan.

Kepala tim investigasi juga mengatakan otoritas kesehatan sudah memeriksa infeksi terobosan dalam seminggu sekali. Tetapi sampai tanggal 24 Juni lalu, tak ada kasus terkait infeksi terobosan dari vaksin Janssen.

Sehingga jika Sunggyu Infinite positif pasca tanggal 24 Juni, kasusnya akan masuk ke dalam analisis berikutnya. Terdapat perbedaan dari infeksi terobsan dengan infeksi jenis umum. Perbedaannya ialah orang yang terinfeksi pasca vaksin tak menunjukkan gejala serta mempunyai tingkat virus relatif rendah.

Berdasarkan pernyataan yang pihak agensi keluarkan kemarin, Sunggyu kerap melakukan tes Covid-19 secara rutin. Tes ini juga mereka lakuan di setiap minggunya sebelum melakukan persiapan musikan bernama Gwanghwamun Sonata.

Karena hal inilah konferensi pers musical Gwanghwamun Sonata kemungkinan besar akan mereka tunda. Adapun tanggal konferensi pers tersebut akan mereka adakan di tanggal 5 Juli mendatang. Namun pihak penyelenggara masih dalam pembahasan mengenai detailnya.

Pihak petinggi musical Gwanghwamun Sonata juga akan segera mengumumkan pembaruan tersebut. Kabar tentang Sunggyu Infinite terpapar covid-19 pasca mendapat suntikan Janssen vaksin tentu mengejutkan banyak pihak khususnya para penggemar. Meskipun begitu, para penggemar tetap support sang idola untuk sembuh dan kembali berkarya.

Realme 14T Siap Rilis di Tanah Air Berbekal Baterai 6000 mAh

Realme 14T Siap Rilis di Tanah Air Berbekal Baterai 6000 mAh

Realme kembali bersiap memperkenalkan smartphone 5G murah terbaru mereka di Indonesia, yaitu Realme 14T. Perangkat ini digadang-gadang akan menjadi pesaing serius bagi Samsung Galaxy...
Polres Sumedang bubarkan takbir keliling yang berubah arogan dan bawa minuman keras

Polres Sumedang Bubarkan Takbir Keliling yang Berubah Arogan dan Bawa Miras

haraoanrakyat.com,- Bukannya takbiran dengan khusyuk, puluhan pemuda rombongan takbir keliling, justru kedapatan membuat onar dan nyaris bentrok dengan rombongan lainnya di Jalan Mayor Abdurrahman,...
Terbakar Api Cemburu, Seorang Suami di Sumedang Tega Bacok Istrinya

Terbakar Api Cemburu, Seorang Suami di Sumedang Tega Bacok Istrinya

harapanrakyat.com,- Terbakar api cemburu, seorang suami warga Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tega membacok istrinya sendiri saat malam takbiran Idul Fitri, pada Minggu...
Jasa Permak Pakaian di Sumedang Kebanjiran Order

Jelang Lebaran, Jasa Permak Pakaian di Sumedang Kebanjiran Order

harapanrakyat.com,- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, puluhan jasa permak pakaian di Kabupaten Sumedang mulai kebanjiran orderan. Jasa permak tersebut biasanya mangkal di kawasan...
Komisaris Bank BUMN

Komisaris Bank BUMN Gemuk, Prabowo Minta Rampingkan dengan Tim Profesional

harapanrakyat.com,- Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyoroti komisaris bank BUMN yang dianggap gemuk. Hal tersebut terungkap dari percakapan wartawan dengan Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga...
Pemudik di Stasiun Kota Banjar

Puncak Arus Mudik, Ribuan Pemudik Masih Padati Stasiun Kota Banjar

harapanrakyat.com,- H-1 lebaran Idul Fitri 1446 H ribuan pemudik pengguna layanan jasa kereta api masih berdatangan di Stasiun Kota Banjar, Jawa Barat pada Minggu...