Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Puluhan warga keracunan massal yang diduga berasal dari makanan hajatan di Langensari, Kota Banjar. Dari 37 orang tersebut mayoritas berasal dari Kelurahan Muktisari dan Desa Rejasari, Minggu (23/5/2021).
Berdasarkan informasi, puluhan warga menghadiri sebuah hajatan pernikahan di rumah Sukadir yang berada di lingkungan Babakan, Muktisari.
Masih di lingkungan yang sama namun beda RT, terdapat juga kegiatan hajatan khitanan di rumah Soni.
Dewi, salah seorang warga keracunan massal dari Muktisari, mengatakan, awal mulanya ia menghadiri pernikahan di lingkungannya itu dan menikmati hidangan soto beserta nasi sekitar pukul 13.00 WB.
“Saya makan soto dan nasi. Warga lainnya juga begitu,” kata Dewi.
baca juga: Masih SMP, Seorang Gadis di Ciamis Ikut Pesta Miras di Kostan
Setelah itu, lanjutnya, ia pun menghadiri acara khitanan sekitar pukul 13.30 WIB di lokasi yang tidak jauh dari tempat sebelumnya lantaran masih satu lingkungan.
Ia mengaku menikmati kembali hidangan soto di hajatan khitanan itu.
Namun setelah ia berada di rumah, sekitar pukul 16.00 merasakan pusing dan muntah-muntah. Bahkan harus ke Puskesmas terdekat.
“Karena di situ terbatas, akhirnya ke rumah sakit,” pungkasnya.
Kapolsek Langensari, AKP Sarbini, membenarkan 37 warga di wilayah hukumnya mengalami gejala yang sama.
Pihaknya menduga olahan makanan itu tanpa menggunakan jasa catering, sehingga menggunakan bumbu-bumbu biasa layaknya membuat soto.
Dari total 37, lanjutnya, 3 di antaranya mendapatkan perawatan di rumah sakit, 1 Puskesmas Langensari 2, RS Mitra Idaman dan lainnya di rumah masing-masing.
“Kami masih menyelidiki kasus warga keracunan massal ini dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi terkait,” pungkasnya. (Sandi/R6/HR-Online)