Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita TerbaruPlanet yang Bisa Menyusut, Luar Biasa Aktif Kembali

Planet yang Bisa Menyusut, Luar Biasa Aktif Kembali

Planet yang bisa menyusut pada tingkat yang tidak terduga terjadi pada planet terkecil tata surya kita. Para peneliti telah mengumumkan hal tersebut.

Saat wahana NASA Mariner 10 terbang melintas Merkurius pada tahun 1974 dan 1975 telah mengembalikan gambar tebing aneh dengan sebutan scarps. Kemudian tebing memotong semua jenis formasi geologi. Hal tersebut menunjukkan jika permukaan planet telah mengalami penyusutan dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Planet Neraka TOI-1431b, Miliki Suhu Terpanas dan Ukuran 3 Kali Jupiter

Merkurius Planet yang Bisa Menyusut

Permukaan Merkurius yang terlihat dari pesawat ruang angkasa Messenger NASA telah mengkonfirmasi tentang kerak tampak melengkung. 

Mengutip newscientist.com, planet ini terlihat telah menyusut lebih dari yang diperkirakan. Berdasarkan hasil terbaru dari analisis gambar dari pesawat yang melewati Merkurius pada tanggal 14 Januari, telah memotret permukaannya hingga 20%. Sebelumnya permukaan tidak terlihat.

Para ilmuwan memastikan jika Merkurius mempunyai inti cair. Kemudian berubah dingin  dari waktu ke waktu sehingga menjadi sebuah planet yang bisa menyusut.

Teori tersebut merupakan langkah dalam menyelesaikan perdebatan yang telah berkecamuk selama 30 tahun lebih mengenai medan planet Merkurius. Para peneliti terus bertanya-tanya apakah medan magnet mirip Bumi. Kemudian akan mendapat makanan dari dinamo cairan yang bersirkulasi seperti Mars bisa menampung batuan pada bermagnet. 

Gerakan Cair

Pada tahun 2007, tim telah memantulkan sinyal radar dari Merkurius. Lalu mengungkapkan variasi dalam kecepatan rotasi planet yang menunjukkan inti planet sebagian telah cair. 

Hingga saat ini para peneliti Messenger mengatakan bahwa gambar dari scarps dan peta medan magnet planet lebih baik. Hal tersebut menunjukkan planet yang bisa menyusut mempunyai konstitusi mirip dengan Bumi.

Kepala ilmuwan misi, Sean Solomon dari Carnegie Institution of Washington di Washington DC, Amerika Serikat mengatakan jika hasil penelitian menunjukkan sumber aktif medan magnet Merkurius. Kemudian dinamo yang bergerak pada inti luar cairan planet tersebut.

Baca Juga: Fakta Planet Neptunus, Bercincin dan Memiliki Iklim yang Ekstrim

Merkurius Berkontraksi

Penelitian dari NASA menunjukkan jika Merkurius berkontraksi. Hal tersebut mirip dengan Bumi sebagai planet yang aktif secara tektonik.

Gambar menunjukkan jika terdapat bekas luka patahan kecil yang tidak terdeteksi. Scarps ini terlalu kecil, sehingga para ilmuwan menyimpulkan jika scarps secara geologis masih muda.

Usia muda dari bekas luka kecil pada planet yang bisa menyusut mirip Bumi yang aktif secara tektonik. Lalu patahan baru terbentuk karena interior planet mengalami pendinginan dan berkontraksi. 

Kerusakan terbesar di Merkurius pertama kali ditemukan di flybys Mariner 10. Kemudian mengkonfirmasinya melalui Messenger dengan hasil planet terdekat Matahari ini menyusut.

Ketinggian pesawat ruang angkasa diturunkan dalam 18 bulan terakhir ini. Misi Messenger mendekati permukaan Merkurius dan terlihat pada resolusi yang jauh lebih tinggi. Citra dataran rendah mengungkap scarps patahan kecil masih muda. 

Patahan aktif yang konsisten pada temuan baru medan magnet global Merkurius telah ada. Selama miliaran tahun ini pendinginan mulai lambat di inti luar Merkurius yang masih panas. Kemungkinan planet terestrial terkecil ini mengalami gempa.

Baca juga: Fenomena Kuartet Bulan-Venus-Spica-Merkurius Menjelang Langit Fajar

Hal tersebut menjadi alasan mengapa para ilmuwan terus melakukan penjelajahan. Karena selama bertahun-tahun para ilmuwan mempercayai bahwa terdapat aktivitas tektonik Merkurius di masa lalu membuat planet yang bisa menyusut.

Jadi, sangat menarik untuk mempertimbangkan planet terkecil tidak lebih besar dari Bulan Bumi. Bahkan sampai hari ini masih aktif.

Mariner 10 Menunjukkan Penyusutan

Gambar Mariner 10 menunjukkan planet yang bisa menyusut. Radius planet kira-kira 2400 km, telah mengalami penyusutan 1 sampai 2 km sejak pembentukannya 4 miliar tahun silam. Perkiraan yang ditunjukkan oleh Messenger terlalu rendah. 

Kemudian gambar bekas luka baru telah diambil dari sudut relatif terhadap Matahari daripada Mariner 10. Hal itu menunjukkan bahwa planet terlihat menyusut hingga sepertiga lebih banyak dari perkiraan. 

Selanjutnya pada penerbangan kedua melalui Messenger pada 6 Oktober, menggambarkan permukaan planet sebesar 30%. Lalu penyusutan semakin dramatis bila pengamatan lebih detail.

Merkurius mendingin dan menyusut sehingga menyebabkan permukaan menyesuaikan bentuknya. Seiring bertambahnya usia, planet berbatu kecil, intinya membeku dan  menghentikan penyusutan kerak.

Penelitian lebih lanjut akan membantu memperkirakan usia scarps. Kemudian juga dapat mengungkap planet yang bisa menyusut atau telah berhenti. (R10/HR Online)

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...