Perawatan mobil matic vs manual pada dasarnya sama saja. Namun pada perawatan mobil dengan transmisi matic memiliki biaya lebih mahal, dibandingkan dengan mobil yang manual. Nah tips otomotif kali ini akan mengulas terkait keduanya.
Baca Juga: Cara Membuka Tutup Bensin Mobil Sesuai dengan Modelnya
Perawatan kendaraan secara rutin akan membuat ketika berkendara menggunakan salah satu jenis mobil ini akan tetap aman. Servis mobil menjadi hal yang paling penting untuk mempertahankan kualitas dan menghindari kerusakan lebih buruk.
Perawatan Mobil Matic vs Manual, Kenali Perbedaannya
Sistem pada mobil hadir dengan transmisi manual dan otomatis. Cara berkendara keduanya berbeda, maka dari itu orang mempertimbangkannya sebelum membeli. Selain itu ada yang lebih penting untuk menjadi perhatian, yakni cara perawatan keduanya.
Pastikan Berada di Posisi N Ketika Berhenti
Langkah pertama adalah memindahkan posisi ke N ketika berhenti. Mobil matic dan manual memiliki perbedaan pada posisi netral ini. Jika menggunakan mobil matic maka pastikan tuas transmisi berada di posisi N alias Netral.
Sedangkan untuk mobil manual berada di posisi 0. Jika menyepelekan hal ini akan memicu terjadinya gesekan pada bagian kanvas. Selain itu transmisi tersebut mengakibatkan kerusakan jika kebiasaan ini pemilik kendaraan biarkan dalam waktu lama. Tidak hanya ketika berhenti namun ketika berada di area macet, hal ini cukup penting untuk diperhatikan.
Rajin Mengganti Oli
Selanjutnya perawatan mobil matic vs manual yaitu kita perlu rajin mengganti oli secara berkala. Baik pada mobil transmisi manual maupun otomatis sama-sama membutuhkan hal ini. Perbedaanya terletak pada ketentuannya saja, mobil matic paling tidak berada di 25.000 sampai 50.000 km.
Sedangkan untuk mobil manual saat berada di 3.000 sampai 5.000 km, kita perlu melakukan pergantian oli. Oleh karena itu silahkan untuk memperhatikan hal seperti ini pada masing-masing jenis mobil. Tetap menyesuaikan dengan ketentuan dari sistem tersebut untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Pada dasarnya oli ini memiliki kemampuan untuk mempertahankan kondisi mesin. Sehingga performanya tetap maksimal meskipun digunakan setiap hari. Tujuannya jelas membantu mempertahankan performa mobil dan fungsinya tetap optimal.
Perawatan Transmisi
Perbedaan perawatan mobil matic vs manual pada bagian perawatan tuas transmisi. Transmisi otomatis cenderung lebih kompleks daripada yang manual.
Pemeriksaan rutin dan perawatan transmisi otomatis sangat penting untuk mencegah masalah yang lebih serius. Perlu memeriksa cairan transmisi secara teratur dan menggantinya sesuai dengan jadwal yang direkomendasikan oleh produsen.
Sementara itu, transmisi manual cenderung lebih sederhana dan membutuhkan perawatan yang lebih sedikit. Meskipun demikian, Anda perlu memeriksa dan mengganti minyak transmisi sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Pemeriksaan kopling juga penting untuk memastikan kinerja yang optimal.
Penggunaan Kopling
Mobil otomatis tidak memiliki kopling terpisah yang harus diganti secara teratur. Namun, komponen lain seperti torque converter atau valve body mungkin memerlukan perhatian khusus.
Baca Juga: Kunci Mobil Tertinggal di Dalam, Gunakan Alat Sederhana Ini
Penggunaan kopling dalam mobil manual memerlukan kebiasaan pengemudi yang baik. Penggantian kopling bisa menjadi bagian dari perawatan berkala tergantung pada gaya mengemudi dan seberapa sering penggunaan mobilnya.
Setel Kopling Berkala
Terakhir terdapat perbedaan pada bagian perawatan kopling. Melakukan setel ulang akan membantu untuk mendapatkan transmisi tetap awet, khususnya pada mobil manual. Pasalnya jarak antara pedal kopling akan lebih mudah dan tidak terlalu tinggi untuk melakukan perpindahan.
Berbeda dengan mobil matic yang tidak menggunakan perpindahan kopling seperti ini. Maka butuh penyetelan ulang seperti ini untuk mengembalikan jarak yang tepat. Tidak terlalu dekat atau terlalu jauh.
Maka dari itu jangan sampai melewatkan ini untuk bisa mendapatkan kualitas transmisi tetap bertahan lama. Pentingnya secara berkala menyeting ulang ini bisa pemilik mobil lakukan mandiri atau langsung ke bengkel resmi untuk menghindari terjadinya kerusakan.
Perubahan Minyak
Meskipun perlu memeriksa dan mengganti cairan transmisi, mobil otomatis seringkali lebih mudah dalam perubahan minyak mesin. Perubahan minyak mesin biasanya sesuai dengan jadwal rutin, dan prosesnya relatif sederhana.
Walaupun transmisi manual membutuhkan perawatan transmisi yang lebih sedikit, perubahan minyak mesin seringkali lebih rumit. Pengguna mobil manual harus lebih memperhatikan gaya mengemudi mereka dan memeriksa minyak mesin secara teratur.
Biaya Perawatan Mobil Matic vs Manual
Perawatan mobil otomatis seringkali lebih mahal daripada mobil manual. Komponen-komponen transmisi otomatis, termasuk torque converter dan valve body, cenderung lebih mahal untuk perbaikan atau penggantian jika terjadi masalah.
Mobil manual umumnya lebih murah dalam hal perawatan transmisi. Penggantian kopling mungkin perlu dari waktu ke waktu, tetapi biayanya biasanya lebih terjangkau daripada perbaikan transmisi otomatis.
Baca Juga: Penyebab Mobil Matic Tidak Kuat Menanjak dan Solusi Mengatasinya
Perawatan mobil matic vs manual sama mudahnya. Memilih antara mobil matic dan manual seringkali menjadi preferensi pribadi yang bergantung pada gaya mengemudi, kebiasaan perawatan, dan kebutuhan sehari-hari. Meskipun demikian, penting untuk memahami perbedaan dalam perawatan keduanya agar Anda dapat menjaga mobil dalam kondisi optimal dan memperpanjang umur pakainya. (R10/HR-Online)