Mengenal penyebab penyakit paru-paru basah penting untuk penanganan dan upaya menghindarinya. Terganggunya fungsi paru-paru ini akan menyebabkan penderita kesulitan untuk bernafas. Penanganan yang cepat untuk mencegah dampak yang fatal.
Paru-paru basah merupakan istilah untuk menunjuk penyakit radang paru-paru yang populer dengan sebutan pneumonia. Menurut Wikipedia, pneumonia terjadi akibat adanya inflamasi atau peradangan pada salah satu atau kedua organ paru-paru.
Yang lebih tidak terduga lagi, penderita paru paru basah sebagian besar tidak dapat tertolong dan kebanyakan berakhir dengan kematian. Sulitnya mengenali gejala maupun penyebabnya menjadi pemicunya.
Penyakit yang menyerang sistem pernapasan ini terjadi karena adanya infeksi dari salah satu bagian ataupun seluruh bagian paru-paru. Penyebab penyakit paru-paru basah bisa terjadi karena berbagai macam faktor.
Penderita penyakit ini memiliki kantung udara yang penuh cairan dalam paru parunya. Kondisi ini tentunya akan mengganggu kinerja dari sistem pernapasan. Penderita pun akan mengalami kesulitan untuk bernafas.
Sistem pernapasan yang terganggu adalah gejala awal penyakit ini. Hal tersebut karena kantung udara yang seharusnya berfungsi malah menjadi berisi cairan. Sehingga dapat menghambat pasokan oksigen ke seluruh tubuh.
Baca Juga : Penyebab Tangan Berkeringat, Waspada Gejala Kardiovaskuler dan Penyakit Berbahaya
Penyebab Penyakit Paru-paru Basah
Terdapat cukup banyak faktor yang bisa menyebabkan penyakit ini. Sangat penting mengenal tanda dan gejala gangguan paru-paru ini. Tak sedikit kasus penyakit ini yang terlambat dalam penanganannya karena kurangnya pengetahuan kita.
Nah, berikut ini merupakan beberapa gejala dan juga penyebab penyakit paru-paru basah serta cara menghindarinya yang bisa anda lakukan. Mengenal tanda-tanda penyakit ini berguna untuk penanganan yang cepat.
Virus
Faktor yang menyebabkan sakit paru-paru basah adalah karena paru paru terinfeksi virus. Biasanya anak-anak kecil dan balita sangat rentan terhadap serangan virus ini.
Untuk tanda atau gejala awal penyakit ini antara lain dengan menurunnya nafsu makan. Selain itu mulai terjadinya gangguan sistem pernapasan dengan penderita yang kesulitan bernafas atau mengalami batuk..
Salah satu cara untuk menghindarinya adalah dengan menjaga kebersihan tubuh, dengan selalu mencuci tangan sebelum makan atau setelah beraktivitas luar rumah. Selain itu juga dengan meminum multivitamin.
Baca Juga : Cara Membersihkan Paru-paru dari Racun dengan Beragam Jenis Makanan
Bakteri
Faktor penyebab penyakit paru-paru basah selanjutnya adalah bakteri. Bakteri akan masuk ke dalam paru-paru melalui saluran pernapasan saat udara yang masuk sudah terkontaminasi oleh bakteri penyakit ini.
Gejala awalnya adalah sesak nafas juga adanya rasa nyeri pada bagian tubuh tertentu. Jika kondisi ini terus berlanjut, maka parahnya adalah akan terasa sakit pada bagian kepala tertentu.
Cara menghindarinya adalah dengan selalu menjaga kebersihan diri. Pastikan juga untuk selalu membersihkan diri anda setelah beraktivitas luar rumah. Cara ini penting agar virus ataupun bakteri berbahaya bisa kita minimalisir dan cegah.
Virus RSV
Penyebab penyakit paru-paru basah yang paling utama dan sering terjadi adalah karena penderita terjangkit virus RSV. Jenis virus ini paling banyak menyerang anak-anak dan balita.
Baca Juga : Jenis Penyakit Pernapasan Ini Harus Diwaspadai!
Gejalanya seperti pada umumnya penderita paru-paru basah yang lainnya. Karena hal ini, maka tindakan pencegahan yang tepat adalah salah satunya dengan vaksinasi.
Sangat penting juga untuk tidak membiarkan anak sembarangan berinteraksi dengan orang baru atau orang asing. Termasuk dekat dengan orang yang sedang dalam kondisi batuk parah serta flu.
Jamur
Biasanya jamur Pneumocystis tidak akan menjangkit pada orang yang tidak terkena virus AIDS. Karena orang yang sudah positif AIDS sangat rentan untuk terkena paru-paru basah dengan infeksi jamur sebagai penyebabnya.
Untuk orang pada umumnya, jamur ini memang tidak terlalu berbahaya. Akan tetapi akan dapat menimbulkan efek yang buruk serta agresif dan juga berbahaya pada paru-paru untuk penderita HIV/AIDS.
Untuk penderita HIV/AIDS yang sudah terkontaminasi jamur ini, sangat disarankan rutin memeriksakan kondisi tubuh kepada dokter. Saran terbaik untuk rajin mengonsumsi obat dari dokter agar penyakit paru-paru basah tidak menjadi akut.
Itulah beberapa penyebab penyakit paru-paru basah berikut dengan gejala dan juga cara penanganannya. Selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih dengan rajin untuk mencuci tangan setelah beraktivitas. (R11/HR-Online)
Editor : Eva Latifah