Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, penjual urung ketupat di pasar Banjar, Jawa Barat, kebanjiran orderan.
Seperti yang dialami oleh pedagang urung ketupat di pasar Banjar, Rasim (50). Dalam satu harinya, ia dapat menjual sebanyak seribu buah ketupat.
“Saya sekali jualan bisa mendapatkan keuntungan kurang lebih Rp 800 ribu, dari berjualan urung ketupat ini,” kata Rasim kepada, Rabu (12/5/2021).
Lebih lanjut Rasim menambahkan, setiap kali menjelang lebaran dan Hari Raya Idul Adha, ia berjualan urung ketupat di lingkungan pasar Banjar mulai dari pukul 22.00 WIB.
“Kalau saya sudah biasa jualan di sini sejak belasan tahun yang lalu. Tapi jualannya juga setahun dua kali, mulai jam 10 malam sampai jam 8 pagi,” ucap Rasim asal Kota Banjar.
Rasim menjelaskan, dalam proses pembuatan satu buah urung ketupat, menghabiskan waktu selama kurang dari dua menit. Sedangkan dalam pembuatannya, ia mendapat bantuan dari istri tercinta.
“Kalau yang sudah ahli membuat satu buah urung ketupat, tidak nyampe dua menit,” jelasnya.
Sementara untuk harga jualnya, satu ikat yang berisi urung ketupat ia tawarkan dengan harga sepuluh ribu rupiah.
Kendati demikian, meskipun berjualan di tengah pandemi Covid-19, hal tersebut tidak mengurangi keuntungannya.
“Alhamdulillah jualan tahun lalu dan tahun sekarang sama saja tidak ada perbedaan, meskipun saat ini masih dalam masa Corona,” ujarnya. (Sandi/R5/HR-Online)
Editor : Adi Karyanto