Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pengusaha daun sente mengembangkan budidaya daun beneng di Lingkungan Pintusinga, RT. 4, RW. 18, Kelurahan/Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat.
Sang pengusaha tersebut adalah H. Yayat. Selain menggeluti usaha pengolahan daun sente dan daun kajar, ia juga mengaku sedang mengembangkan budidaya tanaman beneng. Lokasinya tidak jauh dari tempat pengolahan daun sente yang tengah ia tekuni.
Uji coba budidaya tanaman beneng yang ada di lokasi tersebut luasnya mencapai 1 hektar lebih, dan sekarang ini sedang dalam proses pengembangan.
Selain itu, Yayat juga mengembangkan budidaya tanaman beneng di lokasi lain dengan luas lahan yang lebih luas, yakni sekitar 4 hektar.
“Untuk budidayanya juga beberapa bulan dan belum bisa panen. Masih dalam proses pertumbuhan,” kata Yayat, pengusaha daun sente di Kota Banjar, Sabtu (29/05/2021).
Baca Juga : Lewat Herbal dan Bekam, Pengusaha Kota Banjar Ini Bertahan di Tengah Corona
Yayat menjelaskan, budidaya tanaman beneng sebagai upaya untuk mencukupi stok kebutuhan produksi daun kajar maupun daun sente. Karena saat ini pasokannya terbatas, bahkan kian menipis.
Selain itu, produksi pengolahan yang sekarang sedang dijalankan juga bukan hanya pengolahan daun sente dan daun kajar saja. Tapi juga tanaman daun beneng dan daun cariang.
Menurutnya, uji coba budidaya tanaman beneng pada lahan kebun miliknya itu dinilai cocok, karena banyak pupuk kompos alami.
“Jadi ada empat jenis tanaman daun yang kami kembangkan menjadi bahan produksi, yaitu daun kajar, sente, cariang, dan daun beneng. Sedangkan yang sedang kami budidayakan itu tanaman daun beneng,” pungkas Yayat. (Muhlisin/R3/HR-Online)