Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Ratusan personel gabungan bakal diterjunkan untuk menghalau pemudik yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, ratusan personel ini nantinya akan bertugas di beberapa titik penyekatan untuk mengamankan pemudik.
“Nantinya, petugas ini akan bertugas menghalau pemudik dari kota besar di sejumlah titik penyekatan di wilayah Kabupaten Ciamis,” ujar Herdiat saat kegiatan gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021, Rabu (5/5/2021) di Halaman Pendopo Ciamis.
Baca Juga: Hindari Razia di Lakbok Ciamis, Akses Mudik Lewat Sungai Jadi Solusi
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Ciamis menerjunkan 765 personel gabungan dari Polisi, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan.
Menurutnya, saat ini sudah banyak masyarakat yang mudik sebelum waktunya.
“Maka dari itu, posko Desa dan RT/RW harus siaga dan aktif untuk menghalau pemudik,” katanya.
Lanjut Bupati, jika ada masyarakat yang sudah mudik dan ada di Ciamis, terlebih dahulu harus isolasi mandiri dulu.
Namun, jika membawa hasil tes rapid antigen atau Swab PCR negatif Covid-19 maka tidak melakukan isolasi.
“Hal tersebut dilakukan supaya tidak ada lagi lonjakan kasus Covid-19 pasca lebaran nanti,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolres Ciamis AKBP, Hendria Lesmana mengatakan, untuk mengamankan pemudik, pihaknya telah membentuk empat posko penyekatan di wilayah hukum Polres Ciamis.
“Pos Cihaurbeuti, pos Panawangan, pos Karangkamulyan dan Pos Kalipucang,” katanya.
Lanjutnya, karena saat ini masih pandemi Covid-19, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar jangan mudik dahulu.
“Kita khawatir setelah lebaran nanti jika masyarakat mudik lebaran akan ada lonjakan kasus Covid-19,” pungkasnya. (Ferry/R8/HR Online)