Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pasca bentrok ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Gibas di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kedua pimpinan ormas menyerukan anggotanya untuk menahan diri.
Sebelumnya anggota ormas PP dan Gibas terlibat bentrokan di beberapa wilayah di Ciamis. Salah satunya tawuran di Jalan Raya Banjar-Ciamis, tepat di depan pull bus Sumber Jaya, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Kamis (27/5/2021) siang.
Dalam video yang diterima HR Online, Ketua Gibas Kabupaten Ciamis H Agus dani Ketua MPC PP Kabupaten Ciamis Dani Hendra Ningrat, meminta masing-masing anggotanya untuk tidak melakukan aksi apapun tanpa adanya perintah.
“Saya Ketua Gibas Kabupaten Ciamis H Agus memerintahkan kepada anggota Gibas yang ada di Kabupaten Ciamis untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi apapun tanpa perintah dari saya,” kata H Agus.
Sementara Ketua MPC PP Kabupaten Ciamis Dani Hendra Ningrat, juga menyerukan hal serupa kepada anggotanya.
“Saya Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Ciamis, memerintahkan kepada anggota PP di Kabupaten Ciamis untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi apapun tanpa perintah dari saya,” katanya.
Baca Juga: Bentrok Ormas, Berawal dari Pongdut Merembet ke Seluruh Ciamis
Awal Mula Bentrok Ormas di Ciamis
Sementara itu, bentrok ormas PP dan Gibas di Kabupaten Ciamis tersebut berawal dari acara hiburan pongdut di Dusun Sodong, Desa/Kecamatan Tambaksari.
Anggota PP yang mencoba melerai para pemuda yang berkelahi terkena pukulan hingga terluka. Tak terima dengan perlakuan terhadap anggotanya, anggota PP kemudian menyerang Sekre Gibas di Kecamatan Rancah.
Bentrokan tersebut kemudian merembet ke beberapa wilayah di Kabupaten Ciamis. Salah satunya tawuran yang terjadi di Jalan Raya Banjar-Ciamis. Aksi tawuran kedua ormas tersebut viral di media sosial.
Kapolsek Rancah, AKP Alan Dahlan menuturkan, sempat ada mediasi antara kedua ormas di Mako Polsek Rancah.
“Namun tidak terjadi titik temu, lantas kedua ormas didorong untuk mediasi di Polres Ciamis,” katanya.
Sementara Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana mengatakan, pasca bentrok ormas tadi siang, pihaknya sedang memanggil ketua dari masing masing ormas.
“Kita sedang melakukan koordinasi bersama para ketua ormas agar kejadian tersebut bisa diredam dan tidak sampai ada korban jiwa,” ucapnya.
“Hingga saat ini kita masih mendata para korban dari kejadian bentrokan. Kami juga menginstruksikan para jajaran untuk bersiaga di tempat-tempat yang masih panas akan bentrokan,” sambungnya. (R7/HR-Online/Editor: Ndu)