Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Jelang lebaran tahun ini membawa keuntungan tersendiri bagi warga. Salah satunya jasa angkutan rakit yang berada di Sungai Citanduy, tepatnya di Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Semenjak bulan Ramadan tiba bahkan sebelumnya juga, pemilik jasa angkutan rakit sudah meraup keuntungan. Hal tersebut diungkapkan Suryono, salah seorang pemilik rakit di Desa Maruyungsari.
Suryono mengungkapkan, selama bulan puasa ini, ia mampu meraup keuntungan dari jasa penyebrangan rakit sebesar Rp 500 ribu per hari.
“Alhamdulillah kurang lebih Rp 500 ribu, dan paling minim mendapatkan Rp 350 ribu per harinya,” ungkapnya kepada HR Online, Sabtu (1/5/2021).
Baca Juga : Warga Pangandaran dan Cilacap Manfaatkan Rakit Untuk Mudik
Sementara sebelum bulan puasa tiba, pemilik jasa angkutan rakit asal Pangandaran ini bisa memperoleh pendapatan Rp 200 ribu per harinya. “Itu pun sangat jarang,” imbuhnya.
Lebih lanjut Suryono menuturkan, bahwa sehari bolak-balik menyeberangkan warga dari Cilacap ataupun sebaliknya sudah tak terhitung.
“Saya mulai bekerja dari jam 06.00 WIB pagi hingga sore hari sekitar pukul 17.00 WIB,” tuturnya.
Sementara saat bulan Ramadan terlebih lagi menjelang Idul Fitri, para pengguna jasa angkutan rakit naik dua kali lipat.
“Sebagian mungkin ada warga juga yang mudik,” ucap Suryono.
Akan tetapi, rakit milik Suryono ini lebih banyak dimanfaatkan oleh warga dalam melakukan aktifitas. Seperti para pedagang yang sering bolak-balik ke pasar Maruyungsari Pangandaran ataupun sebaliknya.
Sementara untuk tarif para pengguna jasa penyeberangan rakit, untuk satu motor ia kenakan tarif Rp 5 ribu. Sedangkan bagi warga yang tidak menggunakan motor, hanya 3 ribu rupiah.
“Hampir setiap waktu, warga selalu saja ada yang menyeberang. Dan bulan Ramadan ini, warga yang menyeberang dengan jasa angkutan rakit cukup banyak,” pungkasnya. (Entang/R5/HR-Online)