Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Harga kluwek di Pangandaran, Jawa Barat, saat bulan Ramadhan ini turun drastis. Pada Ramadhan tahun kemarin, harga kluwek atau buah kepayang per kilogramnya mencapai Rp 8.000 hingga Rp 10.000, sedangkan sekarang hanya Rp 2.500 saja per kilogramnya.
Salah seorang tengkulak kluwek di Kabupaten Pangandaran, Wandi mengatakan, harga kluwek tahun ini mengalami penurunan yang cukup drastis. Meski harganya sangat murah, namun ia tetap menjualnya karena buah tersebut sudah mulai matang.
“Kluwek asal Pangandaran kebanyakan dijual ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Buah ini biasa dijadikan bumbu masak atau sebagai sayuran teman nasi,” tuturnya, Selasa (04/05/2021).
Meski mengalami penurunan harga, namun permintaan pasar saat bulan Ramadhan terus mengalami kenaikan. Wandi menyebutkan, selama Ramadhanini ia sudah menjual hampir 100 ton buah kluwek.
Baca Juga :TNI Rampungkan Program BSMSS di Cimerak Pangandaran
Lebih lanjut Wandi mengatakan, banyaknya masyarakat yang menanam pohon kepayang membuat buah kluwak semakin mudah ditemui. Terutama wilayah Kecamatan Cigugur, Cimerak, dan Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran.
“Jadi tidak heran jika setiap tahun hasil produksi buah kluwak terus mengalami peningkatan,” kata Wandi.
Ia menambahkan, banyaknya masyarakat yang menanam pohon kepayang karena mereka percaya klau pohon tersebut sebagai pohon yang bisa menampung air. Dengan begitu, maka keteraediaan air saat musim kemarau tetap tercukupi.
“Pohon kepayang merupakan pohon yang bisa menampung banyak air. Jika musim kemarau pohon tersebut bisa mengeluarkan banyak air. Jadi tak heran jika banyak masyarakat yang menanam pohon tersebut,” pungkasnya. (Cenk/R3/HR-Online)
Editor : Eva Latifah