Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita JabarGrebeg Syawal di Cirebon, Ratusan Warga Berebut Koin Jimat Keramat

Grebeg Syawal di Cirebon, Ratusan Warga Berebut Koin Jimat Keramat

Berita Jabar, (harapanrakyat.com),- Grebeg Syawal di Cirebon, Jawa Barat, dihadiri ratusan warga, Kamis (20/05/2021). Mereka rela berdesakan untuk mendapatkan koin. Pasalnya, koin yang ada pada acara prosesi Grebeg Syawal dianggap sebagai jimat keramat.

Keraton Kanoman Cirebon menggelar acara prosesi Grebeg Syawal yang berlangsung dalam komplek pemakaman Gunung Jati, Kabupaten Cirebon.

Ratusan warga Cirebon yang datang dari berbagai wilayah itu rela menunggu prosesi tebar atau curak koin atau tebar koin. Bahkan, mereka sampai hingga berdesakan berebut koin sebagai jimat untuk mendapatkan keberkahan usaha.

Ratusan warga yang sudah sejak pagi menunggu, terlihat langsung berebut sambil berdesakan saat Pangeran Komisi beserta Abdi Dalem dari Keraton Kanoman melemparkan koin jimat.

Warga berusaha untuk mendapatkan koin jimat dalam prosesi Grebeg Syawal di Cirebon itu. Bahkan, mereka seakan sudah tak peduli lagi dengan protokol kesehatan.

Pangeran Raja Muhammad Khodiran yang merupakan Patih Keraton Kanoman, mengatakan, warga menggap koin pecahan Rp 500 sebagai jimat dagang atau keberkatan usaha.

Pangeran Raja menjelaskan, uang koin pecahan Rp 500 yang warga dapatkan dengan susah payah dalam acara Grebeg Syawal di Cirebon itu akan mereka simpan. Walaupun cuma mendapatkan dua atau empat koin saja, warga cukup senang. Karena mereka bisa mendapatkan koin yang menjadi rebutan banyak orang.

“Koin yang mereka dapatkan kemudian mereka simpan. Bagi warga, koin pecahan lima ratusan itu mereka jadikan sebagai jimat,” terangnya.

Lebih lanjut Pangeran Raja mengatakan, tradisi Grebeg Syawal tujuannya untuk menjalin tali silaturahmi antara keluarga Keraton Kanoman dengan masyarakat luas.

Baca Juga : UPZ Jatinagara Ciamis Bagikan Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Peserta Grebeg Syawal di Cirebon Dibatasi

Pangeran menyebutkan, tahun kedua masa pandemi ini, pihak Keraton telah membatasi keikutsertaan abdi dalam maupun keluarga. Hal itu untuk mematuhi protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah.

“Setiap tahun tradisi Grebeg Syawal selalu kami lakukan. Ini sebagai bentuk atas rasa syukur kami kepada Allah,” ungkapnya.

Meski sudah melakukan pembatasan keikutsertaan, namun ratusan warga asal Cirebon dan luar daerah turut memanjatkan doa, ketika berada di sekitar kompleks pemakaman Sunan Gunung Jati.

“Antusias warga yang datang ke makam Sunan Gunung Jati tetap banyak. Namun, warga harus tetap patuhi prokes,” tandas Pangeran Raja.

Sementara itu salah seorang pengunjung, Juhaeni, mengaku senang karena bisa mengikuti acara tradisi Grebeg Syawal di Cirebon. Bahkan, ia mendapatkan 7 koin yang pecahannya Rp 500 saat prosesi curak.

“Alhamdulillah, saya setiap tahunnya selalu hadir saat prosesi curak. Koin yang saya dapat ini tidak akan saya gunakan. Saya hanya akan menyimpannya di warung tempat saya jualan sebagai jimat,” kata Juhaeni. (R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah 

Berita ini sudah tayang di suara.com dengan judul Warga Cirebon Berebut Koin Jimat Keramat di Grebeg Syawal

Jalur selatan Garut padat sejak pagi

Jalur Selatan Garut Padat Sejak Pagi, Arus Wisata dan Arus Balik Mendominasi

harapanrakyat.com,- Jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali padat oleh kendaraan sejak pagi, Kamis (3/4/2025). Kendaraan yang mengarah ke arus wisata dan sebagian arus balik...
anak disabilitas tertinggal di Sumedang

Orang Tuanya Panik Kejar Tas dalam Bus, Anak Disabilitas Tertinggal di Sumedang

harapanrakyat.com,- Seorang anak perempuan penyandang disabilitas bernama Alula Wafa Salsabila (8) tertinggal orang tuanya usai turun dari bus angkutan balik lebaran di Bundaran Binokasih,...
Wisatawan asal Bandung yang hilang di Pantai Pangandaran ditemukan meninggal dunia

Wisatawan Asal Bandung yang Hilang di Pantai Pangandaran Ditemukan Meninggal

harapanrakyat.com - Wisatawan asal Bandung yang hilang di pos 4 Pantai Barat Pangandaran bernama Suhendar, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia Kamis (3/4/2025). Tim...
Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...