Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Bentrok ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Gibas yang terjadi di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat viral di media sosial. Salah satunya video yang memperlihatkan kedua ormas saling serang batu di Jalan Raya Banjar-Ciamis. Tepai di depan Pull Bus Sumber Jaya, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (27/5/2021).
Rupanya bentrokan tersebut berawal dari acara hiburan pongdut di Dusun Sodong, Desa Tambaksari, Kecamatan Tambaksari pada Rabu (26/5/2021).
Kapolsek Rancah, AKP Alan Dahlan menuturkan, keributan berawal saat sejumlah pemuda dari Rancah dan Tambaksari terlibat perselisihan di acara pongdut tersebut. Salah seorang anggota PP Kecamatan Rancah, Feri M Firdaus berusaha melerai keributan tersebut.
Baca Juga: Bentrok Ormas dan Pemuda Sadananya, Bupati Ciamis Harapkan Kedua Pihak Islah
Naas niat baik Feri malah dihadiahi bogem. Bukan hanya Feri, namun Dede Nandang Sudarman, Ketua PP Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar juga dihadiahi bogem mentah. Keduanya sempat mengalami luka. Dede terluka pada bagian wajah, sementara Feri terluka di kepala bagian belakang.
Tak terima Ketuanya terluka, anggota ormas PP Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar lantas menyerang Sekre Gibas di Kecamatan Rancah.
“Akibat dari kejadian tersebut sekre Gibas di Kecamatan Rancah rusak, dan 5 motor yang sedang parkir di depan Sekre Gibas juga tergiling,” kata Alan.
“Sempat terjadi mediasi di Mako Polsek Rancah. Namun tidak terjadi titik temu, lantas kedua ormas didorong untuk mediasi di Polres Ciamis,” sambungnya.
Bentrok Ormas Menjalar ke Daerah Lain di Ciamis
Bentrok Ormas PP dan Gibas tersebut rupanya menjalar ke daerah lain di Ciamis. Termasuk aksi tawuran di tengah-tengah jalan raya Ciamis-Banjar. Tepat di depan pull bus Sumber Jaya pada Kamis (27/5/2021).
Baca Juga: Dipukuli Oknum Anggota Ormas, Pemuda Pamalayan Ciamis Lapor Polisi
Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana membenarkan kejadian tersebut. Hingga saat ini pihaknya sedang memanggil ketua dari masing masing ormas yang terlibat bentrokan tadi siang .
“Kita sedang melakukan koordinasi bersama para ketua ormas agar kejadian tersebut bisa diredam dan tidak sampai ada korban jiwa,” ucapnya.
Hendria menjelaskan, awal mula bentrokan dipicu akibat adanya kesalahpahaman di acara hiburan pongdut di Dusun Sodong, Desa Tambaksari, Kecamatan Tambaksari.
“Hingga saat ini kita masih mendata para korban dari kejadian bentrokan dan menginstruksikan para jajaran untuk bersiaga di tempat-tempat yang masih panas akan bentrokan,” pungkasnya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor: Ndu)