Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Akibat tersambar petir jelang buka puasa, rumah berikut sejumlah perabotan milik Oman, warga RT. 01, RW. 012, Dusun Bangunsirna, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, hancur berantakan.
Peristiwa yang terjadi saat hujan deras dengan kilatan petir pada Kamis (15/04/2021) sore, sekitar pukul 17:45 WIB itu sontak saja mengagetkan penghuni rumah.
“Kejadiannya sekitar pukul 17:45 WIB. Waktu itu terjadi hujan dan angin kencang, serta banyak kilatan petir yang akhirnya menyambar rumah salah satu warga,” kata Kepala Desa Sukamaju, Dede Rahman, ketika dihubungi HR Online.
Akibat tersambar petir jelang berbuka puasa, lanjut Dede, rumah Oman mengalami kerusakan cukup parah. Atap rumah dan gentingnya hancur, tembok, kaca-kaca dan juga peralatan elektronik seperti TV juga terkena sambaran petir.
“Dari penuturan korban, waktu itu Oman dan keluarga sedang menyiapkan menu untuk berbuka puasa. Cuaca di luar memang mendung dan terjadi angin kencang. Lalu suara petir menggelegar dan menyambar rumahnya,” terang Dede.
Baca Juga : Ketahanan Pangan di Ciamis, Kecamatan Baregbeg-Poktan Tanam Jagung
Meski tidak ada korban jiwa, namun penghuni rumah mengalami luka ringan pada bagian muka akibat terkena serpihan kaca yang hancur berantakan. Korban kini sudah mendapatkan penanganan medis.
Lebih lanjut Dede mengatakan, selain satu rumah hancur tersambar petir, ada lima rumah lagi yang mengalami mati lampu karena saluran listriknya rusak akibat sambaran petir yang merusak rumah Oman.
Untuk menghindari guyuran hujan, saat ini bagian atap rumah korban ditutupi terpal sebelum mendapat perbaikan. Warga setempat juga membantu korban membersihkan serpihan kaca yang berantakan.
“Mengenai kerugiannya belum bisa ditaksir berapa. Tapi demi keselamatan korban, kami dari pihak desa menyarankan untuk mengungsi terlebih dahulu, sampai rumahnya mendapat perbaikan. Untuk bantuan sudah ada dari BPBD Ciamis berupa terpal, alat mandi dan makanan,” pungkas Dede. (Es/R3/HR-Online)
Editor : Eva Latifah