Senin, April 7, 2025
BerandaBerita PangandaranSejarah Ronggeng Gunung Pangandaran, Berasal dari Tarian Lengger?

Sejarah Ronggeng Gunung Pangandaran, Berasal dari Tarian Lengger?

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Ada penemuan baru terkait sejarah ronggeng gunung Pangandaran. Salah satunya adalah ronggeng gunung diindikasikan bersumber dari tarian lengger Jawa Tengah.

Penemuan itu diungkapkan budayawan asal Pangandaran, Aceng Hasim. Ia juga menyebut sejumlah pelaku seni punya sudut pandang sama terhadap musik saat pementasan ronggeng gunung.

“Musik saat pementasan ronggeng gunung menggunakan tri nada. Musik ini tidak termasuk pada nada salendro ataupun nada pelog,” kata Aceng, Minggu (4/4/2021).

Penggunaan tri nada dengan alat musik kenong ini pertama kali disajikan pada pementasan ronggeng gunung di Dusun Golempang, Desa Bojongsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

“Pagelaran pertama Ronggeng Gunung di Dusun Golempang. Penari pertamanya Dewi Ayu Anyangsrana atau Nyi Puleng Rasa yang merupakan putri dari Eyang Mangku Negara,” ungkap Aceng.

Eyang Mangku Negara sendiri datang dari Banyumas dan mengembara ke Pangandaran. Sejalan dengan hasil penelusuran Aceng yang menyebutkan ronggeng gunung yang berkembang di Pangandaran bersumber dari tarian lengger di Jawa Tengah.

Menurut Aceng, alat musik lengger di Jawa Tengah awalnya adalah bambu. Lalu pada abad 16, alat musiknya diubah menjadi kayu lame atau pule.

Seiring dengan itu, tri nada musik ronggeng gunung pun mengalami perubahan sampai pada nada yang saat ini menjadi aturan baku.

“Setelah alat musik lengger berubah dari bambu jadi kayu lame, akhirnya disamakan dengan suara nada kenong tri nada pada ronggeng gunung,” kata Aceng.

Penelusuran lainnya yang berkaitan dengan sejarah ronggeng gunung Pangandaran menunjukkan gerak penari ronggeng merupakan tarian kolaborasi dari pemujaan kepada Dewi Sri di daerah pegunungan.

“Lirik nada pada musik ronggeng gunung punya pakem (aturan baku) di 4 lagu pertama. Lagunya dibawakan secara sunyi dan khidmat, karena asalnya adalah ritual pemujaan,” ungkapnya.

Pakem lagu saat pementasan ronggeng gunung adalah, Kudup Turi, Ladrang, Lolowong, dan Sasagaran. (Ceng2/R7/HR-Online)

Editor: Ndu

Arus balik di Jalur Selatan Garut

Arus Balik di Jalur Selatan Garut Minggu Malam Mulai Lancar, Volume Kendaraan Mengarah ke Bandung Berkurang

harapanrakyat.com,- Volume kendaraan arus balik lebaran 2025 yang melintas di jalur selatan Garut, Jawa Barat, pada Minggu (6/4/2025) malam, sudah mulai menurun. Meski masih...
Remaja terseret ombak Pantai Karang Papak Garut

4 Remaja Terseret Ombak Pantai Karang Papak Garut, 1 Orang Tewas 

harapanrakyat.com,- Niat wisata malah jadi malapetaka, empat orang remaja asal Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat terseret ombak pantai Karang Papak Kecamatan Cikelet pada...
Lucky Hakim liburan ke Jepang

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sindir Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang: Bilang Dulu Ya!

harapanrakyat.com,-  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyentil Bupati Indramayu Lucky Hakim yang liburan ke Jepang saat momen libur lebaran. Tak tanggung-tanggung Dedi Mulyadi mengunggah...
Pemudik arus balik

Potret Lonjakan Pemudik Saat Puncak Arus Balik di Terminal Tipe A Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Memasuki H+6 lebaran Idul Fitri 1446 H ratusan pemudik memadati Terminal Tipe A Kota Banjar, Jawa Barat, saat puncak arus balik pemudik pada...
Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...