Perbedaan malaikat, jin dan manusia bisa kita ketahui berdasarkan asal mula kejadian, sifat-sifatnya, wujud, hingga ketaatannya kepada Allah SWT. Baik malaikat, jin dan manusia, memiliki satu tugas utama yang sama, yakni senantiasa beribadah kepada Allah SWT. Dengan mengetahui perbedaan ketiga makhluk ciptaan Allah SWT ini, dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita.
Perbedaan Malaikat, Jin dan Manusia Menurut Perspektif Ajaran Islam
Berikut ini beberapa perbedaan malaikat, jin dan manusia menurut perspektif ajaran Islam. Mulai dari keinginan, jenis kelamin, hingga kebutuhan hidupnya.
1. Asal Mula Kejadian dan Wujud
Malaikat tercipta dari cahaya atau nur. Wujud malaikat memiliki sayap dan tidak kasat mata. Hal ini telah dijelaskan dalam Al Qur’an Surat Al Fathir ayat 1.
Sementara itu, manusia berasal dari tanah. Memiliki wujud fisik yang bisa kita lihat maupun kita sentuh.
Baca Juga: Nama Malaikat Beserta Tugasnya yang Wajib Diimani Umat Muslim
Sedangkan jin, Allah SWT menciptakannya dari api dan tanpa asap. Sama halnya dengan malaikat yang tidak bisa kita lihat, kecuali menampakkan dirinya dalam wujud berbeda.
Jin berasal dari kata bahasa Arab, yakni Janna yang berarti sesuatu tersembunyi atau tidak terlihat. Allah SWT telah menjelaskan asal mula dan wujud jin dalam Al Qur’an Surat Ar-Rahman ayat 15.
2. Keinginan
Perbedaan malaikat, jin dan manusia selanjutnya, bisa kita lihat dari keinginannya. Jin dan manusia memiliki keinginan yang kuat untuk mendapatkan dan mencapai sesuatu. Hal ini karena Allah SWT menciptakan jin dan manusia dengan memiliki hawa nafsu.
Berbeda dengan malaikat yang tidak memiliki keinginan, hawa nafsu, maupun ambisi. Malaikat adalah makhluk Allah SWT yang berasal dari cahaya. Tidak makan, tidak minum, tidak tidur, dan dapat mengendalikan diri dari perilaku negatif.
Malaikat adalah makhluk suci yang selalu mengamalkan kebaikan dan menerima segala kebenaran agama Islam. Lain halnya dengan manusia yang memiliki banyak keinginan. Sebagai contoh, keinginan untuk mempercantik diri, memperbanyak harta, memperkuat kekuasaan, dan lain sebagainya.
Bahkan, tak sedikit manusia bersifat serakah dan tamak. Manusia seringkali lepas kendali, bebas, dan berbuat semena-mena tanpa rasa bersalah.
Namun, ada pula yang mampu mengendalikan hawa nafsunya, tetapi hanya sebatas nilai-nilai yang dibuat sendiri dan bersifat relatif.
3. Jenis Kelamin
Perbedaan malaikat, jin dan manusia berikutnya, yakni berdasarkan jenis kelaminnya. Malaikat adalah makhluk gaib yang tidak bisa kita analogikan dengan indra manusia.
Malaikat bukan pria dan juga bukan wanita. Lain halnya dengan jin dan manusia yang memiliki jenis kelamin, yakni laki-laki dan perempuan.
Baca Juga: Hikmah Beriman Kepada Malaikat dan Contoh Perilakunya
Fenomena yang umum terjadi tetapi masih membuat kita merasa miris, salah satunya adalah keinginan manusia untuk mengubah jenis kelaminnya. Banyak laki-laki yang rela melakukan operasi berulang kali untuk mengganti jenis kelaminnya menjadi perempuan.
4. Kebutuhan Hidup
Seperti yang sudah kita singgung sebelumnya, malaikat tidak makan, tidak minum, tidak tidur, dan tidak pernah merasa lelah. Mahluk yang diciptakan Allah dari cahaya ini pun tidak memiliki ibu, ayah, kakak, adik, maupun keluarga.
Setiap harinya, malaikat selalu beribadah dan mensucikan pujian-pujian kepada Allah SWT dengan penuh ketaatan. Selain itu, senantiasa memohon kepada Allah SWT untuk mengampuni umat manusia yang berada di Bumi.
Baik siang maupun malam, malaikat tidak pernah bosan berdzikir kepada Allah SWT. Tidak pernah sedetikpun merasa jemu untuk mengagungkan kekuasaan Allah SWT. Dengan keimanan yang luar biasa, ia tidak pernah menyombongkan diri.
Disisi lain, jin dan manusia memiliki kebutuhan hidup. Mulai dari makan, minum, tidur, menikah, memiliki anak atau keturunan, hingga beribu dan berayah.
5. Sifat-Sifat
Salah satu perbedaan malaikat, jin dan manusia dapat kita ukur dari sifat-sifatnya. Tidak ada satupun malaikat yang ingkar kepada Allah SWT.
Malaikat memiliki ketaatan dan kedisiplinan yang luar biasa. Rasa tanggung jawabnya sangat besar dan kuat. Selalu dan pasti mengajak kepada kebaikan, kebajikan dan melakukan perbuatan baik.
Baca Juga: Malaikat Penjaga Gunung Marah Gara-gara Kaum Quraisy
Sebagian dari jin dan manusia, ada yang ingkar dan beriman kepada Allah SWT. Apabila mereka beriman kepada Allah SWT, maka mendapatkan balasan berupa surga. Sebaliknya, manusia-manusia yang ingkar kepada Allah SWT akan menjadi bahan bakar neraka. Itulah tadi penjelasan singkat tentang perbedaan malaikat, jin dan manusia. Semoga, kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang beriman kepada Allah SWT. (R10/HR-Online)