Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Meskipun ada larangan mudik pada tahun 2021, namun bagi yang membandel tidak akan ada sanksi yang memberatkan. Hal itu dinyatakan Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas) Irjen Pol Istiono saat memantau persiapan penyekatan para pemudik yang akan melalui Kota Banjar, Jawa Barat.
Istiono juga menilai Polres Banjar telah siap dalam upaya penyekatan dalam rangka menghalau para pemudik di jalur Selatan.
Kota Banjar sendiri merupakan jalur Selatan yang seringkali dilalui para pemudik dari wilayah DKI Jakarta dan Bandung menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Jalur Selatan ini merupakan jalur penting di titik penyekatan bagi para pemudik, tepatnya di Kota Banjar, Jawa Barat wilayah hukum Polres Banjar. Saya lihat persiapannya sudah mantap,” kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono kepada awak media, Kamis (15/4/2021).
Ia menambahkan, selain jalur Selatan yang akan disiapkan beberapa titik penyekatan, jalur Banjar-Pangandaran juga akan dipersiapkan titik penyekatan agar tidak terdapat celah bagi masyarakat untuk melakukan mudik di tengah pandemi.
Korlantas Polri akan mulai melakukan penyekatan terhitung sejak tanggal 6-17 Mei 2021 mendatang.
Istiono menjelaskan, kegiatan larangan mudik tahun 2021 ini merupakan Operasi Khusus dengan tujuan untuk memutus mata rantai penularan virus Covid-19.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan penyekatan para pemudik tersebut tidak akan dikenai sanksi atau hanya diimbau untuk putar balik.
“Operasi ini dilakukan untuk kemanusiaan, tindakan yang dilakukan secara persuasif dan humanis serta tindakan putar balik arah saja,” tandasnya.
Ia berharap agar masyarakat tidak melakukan mudik Lebaran tahun 2021. Karena masih dalam pandemi Covid-19 yang dikhawatirkan akan memicu penularan saat pulang kampung.
Empat Titik Penyekatan di Kota Banjar
Terpisah, Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Purwadi mengatakan, di Kota Banjar sendiri terdapat empat titik posko penyekatan. Titik utamanya berada di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kemudian, jalur Cimaragas, Perbatasan Banjar-Ciamis, dan Langensari.
“Ada empat titik yang disiapkan untuk menjadi posko penyekatan para pemudik Lebaran tahun 2021 di Kota Banjar ini,” ujar Purwadi saat memaparkan skema penyekatan.
Kendati demikian, lanjut Purwadi, pihaknya akan selalu siap siaga menghalau dan mengimbau para pemudik yang membandel untuk putar balik arah. Tujuannya sebagai operasi kemanusiaan mencegah penularan virus Covid-19. (Sandi/R7/HR-Online)
Editor: Ndu