Penyebab mobil matic tidak kuat menanjak cukup beragam. Ada banyak faktor membuat mobil tidak memiliki tenaga di medan yang menanjak. Mobil matic tidak kuat menanjak biasanya karena mengalami beberapa kerusakan pada mesinnya.
Adanya kerusakan pada mobil harus segera mendapat perbaikan agar bisa menggunakannya kembali dengan aman. Kebanyakan masalah memang terlihat sepele, namun jika tidak segera ada penanganan, maka akan berakibat fatal bagi kendaraan dan penggunanya.
Penyebab Mobil Matic Tidak Kuat Menanjak Penting Diketahui
Banyaknya medan curam yang harus dilewati, membuat pemilik mobil harus menyiapkan kendaraannya, baik dari segi mesin maupun body. Dibandingkan mobil manual, mobil matic memerlukan ancang-ancang agar bisa menanjak dengan lancar.
Perbedaan antara mobil manual dan matic saat melalui tanjakan adalah pada saat pengemudi mengatasi situasi tersebut.
Baca Juga: Memanaskan Mobil Matic, Berikut Langkah Tepatnya
Untuk mobil manual, pengemudi memiliki kecepatan respons yang lebih tinggi. Hal tersebut karena mereka memiliki kontrol langsung terhadap transmisi dan dapat memilih gigi sesuai kebutuhan. Sementara itu, mobil matic meskipun memiliki transmisi otomatis, semakin responsif.
Jika tenaga mobil tidak kuat saat menanjak maka akan mengalami henti mesin. Hal ini membuat mobil berhenti dan bila tidak sigap, maka akan mundur ke belakang. Jika terjadi akan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.
Berikut ini penyebab dan cara mengatasi mobil matic tidak kuat menanjak, penting untuk memahaminya.
Banyak Muatan
Tidak hanya mobil matic, namun mobil-mobil lainnya bisa mengalami masalah ini. Mobil yang memiliki muatan berlebihan, maka akan kesulitan menaiki tanjakan.
Biasanya performa mesin dan berat muatan pada mobil harus berbanding 1:10. Misal berat mobil 100 Nm maka muatan tersebut tidak melebihi 1000 kg. Masalah seperti ini bisa teratasi dengan mengurangi muatan pada mobil.
Penyebab Mobil Matic Tidak Kuat Menanjak karena Ukuran Ban Mobil yang Tidak Sesuai
Ban kendaran bisa berpengaruh pada performa mesin. Ban juga menjadi faktor yang dapat mempengaruhi mobil matic bisa melewati tanjakan atau daratan lebih tinggi. Berbagai ukuran ban bisa didapatkan di toko perlengkapan kendaraan dan dapat menyesuaikan ukurannya.
Baca Juga: Cara Merawat Transmisi Mobil Matic, Mudah dan Hemat Biaya
Mengatasi mobil matic tidak kuat menanjak dengan menyesuaikan ukuran ban yang pas jauh lebih baik, karena ban seperti ini akan lebih memudahkan saat berkendara di tanjakan.
Terdapat Kerusakan yang Terjadi pada Mobil Matic
Kerusakan pada mesin dapat mempengaruhi tenaga mobil, sehingga perlu pengecekan agar mesin pada mobil matic bisa dipastikan bagus dan tidak mengalami kerusakan.
Pengecekan bisa dilakukan dengan memeriksa bagian knalpot mobil. Jika knalpot mobil matic mengeluarkan asap maka ada kerusakan yang terjadi pada mesinnya.
Spesifikasi Mesin pada Mobil Matic
Penyebab dari masalah ini bisa terjadi juga karena faktor spesifikasi mobil kurang mumpuni. Supaya lebih bertenaga harus sesuai kriterianya, dengan torsi yang sesuai beban dan ukuran mobil matic tersebut
Mengatasi mobil matic tidak kuat menanjak bisa dengan melakukan servis secara berkala. Sebagai pengguna, cek secara berkala kondisi mesin mobil agar dapat berfungsi semestinya.
Adanya Penyebab dari Sistem Penggerak Mobil Matic
Sebuah mobil memiliki sistem penggerak. Pada mobil matic ada beberapa sistem penggeraknya seperti Dual Clutch Transmission (DCT), CVT, AT atau step.
Baca Juga: Fungsi Huruf S pada Mobil Matic, Para Pemula Wajib Tahu Penjelasan Ini!
Fungsi dari sistem penggerak ini berbeda-beda pada mobil matic. Sistem penggerak mobil yang paling umum adalah bagian ban, pada sebuah kendaraan bagian ini cukup sensitif sehingga mudah merasakannya.
Bisa dengan mengecek apakah roda depan terasa lebih baik dari roda belakang. Pahami kondisi mobil dan lakukan perbaikan agar saat menanjak bisa lebih bertenaga. Tidak hanya di medan yang menanjak namun juga di medan yang licin, terjal, dan lain sebagainya.
Sebaiknya memahami penyebab mobil matic tidak kuat menanjak agar tahu cara mengatasinya, sehingga bisa menjaga mobil selalu dalam kondisi prima. Dengan begitu, perjalanan terasa lebih aman dan nyaman walaupun sering melewati tanjakan. (R10/HR-Online)