Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita BanjarPemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 di Kota Banjar Sesuai Agama

Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 di Kota Banjar Sesuai Agama

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),– Pemulasaraan jenazah pasien positif Covid-19 dilakukan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Banjar, Jawa Barat.

Sebagai salah satu rumah sakit rujukan bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, banyak pasien yang meninggal akibat terpapar virus Corona.

Kepala Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RSUD Kota Banjar, dr. Hendrik Septiana mengatakan, terkait tata cara pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 tidak terdapat perbedaan dengan jenazah pada umumnya.

“Iya sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing, hanya kita ada tambahan tertentu untuk menghindari penularan terhadap petugas medis maupun terhadap lingkungan secara umum. Maka dari itu kita sudah menetapkan standar sesuai dengan SOP, yakni untuk petugas menggunakan alat perlindungan diri secara lengkap, ” kata Hendrik Septiana kepada HR Online, Senin (19/4/2021).

Sebelumnya, lanjut Hendrik, organisasi kesehatan dunia (WHO) sempat melarang prosedur memandikan pasien meninggal dunia akibat terpapar virus Corona, namun sekarang hal tersebut diperbolehkan dengan syarat menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Untuk pasien meninggal dunia akibat virus Corona yang beragama Islam, prosedur memandikan jenazah dilakukan secara syariat yang telah dianjurkan, sama halnya dengan jenazah yang beragama Kristen.

Jenazah Pasien Covid-19 Disterilisasi

Ia menjelaskan, sebelum jenazah pasien Covid-19 selesai dimandikan terlebih dahulu dilakukan sterilisasi dan dilakukan penyemprotan dengan cairan desinfektan.

“Karena yang ditakutkan itu penularannya, guna menghindari hal itu semua lubang-lubang kita tutup dengan kapas dan campur formalin, baik lubang mulut, hidung, kemudian anus,” ungkapnya.

Usai dimandikan, jenazah pasien Covid-19 dikafankan seperti biasa. Namun, setiap lapisan kain tersebut disemprot menggunakan cairan desinfektan hingga lapisan terakhir.

Hendrik menambahkan, setelah jenazah selesai dikafankan kemudian dilapisi dengan plastik khusus. Hal itu untuk meminimalisir penularan dari cairan yang keluar dari jenazah tersebut.

“Sebelum dimasukkan ke peti juga kita lakukan penyemprotan dan dilapisi dengan plastik. Kemudian petinya juga dilapisi plastik sehingga meminimalisir penularan terhadap petugas medis,” paparnya.

Kemudian, setelah dikafankan dan dimasukkan ke dalam peti, jenazah yang beragama islam dapat disalatkan seperti biasa.

“Untuk keluarga tentunya boleh ikut mensalatkan jenazah kita sediakan di sini, tapi tidak dibawa ke masjid. Ada ruangan terbuka dan pastinya dengan protokol kesehatan,” ucap Hendrik.

Ukuran Peti Jenazah

Hendrik melanjutkan, terkait peti jenazah pasien Covid-19 tidak ada ukuran secara khusus, namun minimal ketebalan peti tersebut 3 cm.

“Tidak ada ukuran secara khusus cuma minimal ketebalan peti itu 3 cm. Karena ukuran peti tergantung jenazah itu sendiri, kan ada yang gemuk juga,” tandasnya.

Setiap peti yang terpakai, dilakukan restok ataupun mengganti peti yang telah terpakai guna menjaga ketersediaan.

“Untuk menjaga ketersediaan peti jenazah kita bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online)

Editor: Ndu

Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...
Pemudik di Stasiun Kota Banjar

Arus Balik Pemudik di Stasiun Kota Banjar Meningkat, Tiket Hingga H+7 Lebaran Ludes Terjual

harapanrakyat.com,- Memasuki H+3 lebaran Idul Fitri 1446 H situasi arus balik pemudik pengguna layanan kereta api Stasiun Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis (3/3/2025). Tiket...
Pengunjung pantai di Cikalong Tasikmalaya

Pengunjung Pantai di Cikalong Tasikmalaya Membludak, Petugas Perketat Keamanan

Harapanrakyat.com - Pada masa libur Lebaran 1446 Hijriah, pengunjung pantai di Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, membludak, Kamis (3/4/2024). Lonjakan pengunjung ini mendorong...
Pemancing Hanyut Terbawa Arus di Sungai Cipalu Tasikmalaya

Pemancing Hanyut Terbawa Arus Sungai di Tasikmalaya

harapanrakyat.com,- Seorang pemancing hanyut terbawa arus di Sungai Cipalu, Desa Nangelasari, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025) petang. Korban bernama Ratim (42)...
Kolam Renang Arnaya Ciamis

Kolam Renang Arnaya, Alternatif Wisata Murah saat Libur Lebaran di Ciamis

harapanrakyat.com,- Kolam Renang Arnaya yang terletak di Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan....