Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com),- Jasad ibu muda yang sedang hamil 8 bulan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, ditemukan tewas mengambang di kolam ikan tidak jauh dari rumahnya, Rabu (14/4/2021).
Sontak kejadian ini menghebohkan warga RT 003, RW 003, Kampung Nyompet, Kelurahan Setianegara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya.
Jasad ibu muda tersebut bernama Ai Sri Mulyani (35) yang ditemukan pertama kali oleh warga sudah dalam keadaan mengambang di sebuah kolam ikan.
Menurut informasi yang dihimpun HR Online, korban diduga sedang mencuci pakaian di kolam ikan tersebut.
Selain itu, korban juga diketahui menderita penyakit epilepsi atau ayan. Bahkan sebelumnya penyakitnya pernah kumat saat korban sedang mencuci baju di kolam tersebut.
Hanya saja saat itu banyak warga yang menolong korban sehingga korban bisa tertolong. Kejadian naas terjadi hari ini. Penyakit korban diduga kumat saat korban berada di kolam sedalam 70 centimeter tersebut.
Sayangnya tidak ada warga lain bersama korban saat itu sehingga akhirnya korban meninggal dunia dengan tragis.
Imron saksi mata mengatakan, korban ditemukan pada pukul 09.00 WIB sudah dalam keadaan mengambang dan meninggal dunia.
“Seketika saya langsung pulang dan kasih tahu warga lain kalau ada mayat di kolam, iya korban itu lagi hamil 8 bulan,” ungkapnya di lokasi, Rabu (14/4/2021).
Menurut Imron, korban memiliki anak satu, sementara anak keduanya masih berada dalam kandungan.
“Biasanya di tempat nyuci ini ramai, tapi kebetulan pas kejadian tadi itu lagi sepi,” ucapnya.
Ibu Hamil yang Tewas Mengambang di Tasikmalaya Punya Riwayat Penyakit Ayan
Sementara itu, Kapolsek Cibeureum AKP Suyitno menjelaskan, menurut keterangan para saksi, korban ini mempunyai riwayat penyakit epilepsi atau ayan.
“Korban ini sudah sering kejadian seperti ini, namun ketika terjadi saat itu banyak warga, sehingga terselamatkan. Kejadian sekarang korban itu nyuci sendirian,” terangnya.
Korban diketahui berangkat untuk mencuci baju di kolam tersebut pada pukul 07.00 WIB. Dua jam kemudian, warga menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia.
“Korban ini sedang mengandung 8 bulan. Meski tidak ada indikasi tindak pidana, namun kita tetap melakukan pendalaman, karena ini menyangkut jiwa seseorang. Tapi kita hubungkan dengan keterangan saksi dan keluarga, kalau yang bersangkutan mempunyai riwayat penyakit riwayat ayan,” pungkasnya. (Apip/R7/HR-Online)