Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dalam rangka mengajak masyarakat agar gemar makan ikan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis bekerjasama dengan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Ciamis melakukan sosialisasi Gemarikan kepada masyarakat Desa Kujang, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Rabu (21/4/2021).
Sosialisasi gemarikan atau gerakan memasyarakatkan makan ikan ini juga bertujuan untuk memotivasi masyarakat agar dapat menumbuh kembangkan usaha pengolahan ikan.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis, Syarief Nurhidayat mengatakan, pemenuhan gizi yang seimbang merupakan kunci untuk menjaga kesehatan. Termasuk juga untuk meningkatkan imunitas keluarga, terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19.
Makanan yang dikonsumsi oleh keluarga juga harus mengandung gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Anggota keluarga harus diingatkan untuk selalu mengkonsumsi makanan yang berprotein salah satunya ikan.
“Ikan merupakan salah satu makanan yang memiliki kualitas protein hewani yang tinggi, sehat, halal dan baik bagi tubuh kita,” katanya.
Menurutnya, nilai protein ikan lebih tinggi dibandingkan daging sapi dan ayam. Karena serat protein ikan yang lebih pendek sehingga mudah dicerna.
Kemudian, lanjut dia, ada beberapa keunggulan pada daging ikan. Diantaranya, kadar kolesterol daging ikan rendah, daging ikan mengandung asam lemak tidak jenuh, ikan juga kaya akan fosfor yang yang penting bagi sel dan metabolisme tubuh.
“Ikan juga mengandung zincum yang penting untuk perkembangan sel-sel otak serta ikan kaya akan iodine yang merupakan bagian penting dari thyroxin yaitu hormon yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental,” tuturnya.
Sosialisasi Gemarikan Tidak Hanya Tingkat Kabupaten Ciamis
Syarief mengungkapkan, melihat nilai manfaat ikan yang begitu banyak, hendaknya dapat mendorong masyarakat agar dapat meningkatkan konsumsi ikan dengan cara membudayakan makan ikan di masyarakat terutama anak sekolah, melalui gerakan memasyarakatkan makan ikan.
“Guna menarik minat anak sekolah untuk mengkonsumsi ikan, dapat dilakukan dengan cara mengolah ikan dengan olahan yang menarik. Seperti sosis, bakso, nugget dan abon tanpa mengabaikan mutu dan kehigienisannya,” ungkapnya.
Syarief menjelaskan, angka konsumsi ikan tahun 2020 di kabupaten Ciamis mencapai 18,86 kilogram. Dari target tersebut, dalam persentase mencapai 100,16 persen untuk tahun 2020.
“Dengan tercapainya angka tersebut, kita harus tingkatkan kembali. Maka dari itu kita bekerjasama dengan Forikan Kabupaten Ciamis melakukan kegiatan sosialisasi Gemarikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Syarief berharap ke depannya tim Forikan Ciamis yang diketuai oleh Ibu Ketua tim penggerak PKK bukan hanya bergerak di tingkat kabupaten saja. Namun juga di kecamatan-kecamatan.
“Diharapkan dengan adanya tim Forikan tingkat kabupaten, sosialisasi akan pentingnya memasyarakatkan akan konsumsi ikan lebih bergeliat lagi kedepannya,” pungkasnya. (Ferry/R7/HR-Online)
Editor: Ndu