Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Wisata Body Rafting Ciwayang Pangandaran, Jawa Barat, saat ini menjadi salah satu tujuan wisata di masa pandemi Covid-19.
Lantaran tingginya jumlah kunjungan, pihak pengelola wisata Ciwayang menerapkan standar protokol kesehatan dan juga Cleanliness Health Safety Environment (CHSE).
“Kita terapkan standar CHSE untuk menjamin kenyamanan wisatawan saat berada di lokasi wisata,” ujar Sunandar manajer marketing kelompok penggerak wisata body rafting Ciwayang, Kamis (25/3/2021).
Ia membenarkan jika selama pandemi ini, kunjungan wisatawan ke lokasi wisata di Desa Cimindi, Kecamatan Cigugur, ini meningkat.
“Banyak yang berdatangan ke wisata body rafting Ciwayang Pangandaran dari berbagai daerah,” katanya.
Pihak pengelola lanjutnya, ingin menjamin kesehatan pengunjung, keamanan, juga memberikan kenyamanan dengan situasi lingkungan yang bersih dan sehat.
“Tentunya kita juga terapkan prokes kepada siapa saja yang berkunjung kesini,” ungkapnya.
Saat ini pengunjung yang berwisata ke body rafting Ciwayang dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Jakarta.
Menurutnya, wisata body rafting Ciwayang Pangandaran menyuguhkan suasana air pegunungan yang masih asri dan sejuk.
Terdapat pula bebatuan stalagmit dan stalagtit yang berumur ribuan tahun sepanjang jalur arena body rafting ditambah kejernihan air murni pegunungan.
“Alhamdulillah sejak 2015 dibuka, wisata body rafting Ciwayang sudah banyak menarik wisatawan, sehingga perekonomian masyarakat meningkat,” katanya.
“Tahun 2020 lalu ada sebanyak 2.015 rombongan yang datang kesini,” ucapnya.
Tarif body rafting Ciwayang Pangandaran yakni Rp 150.000 per orang.
Dengan harga tersebut pengunjung mendapatkan layanan yang maksimal dari pengelola, seperti wifi gratis, pemandu, sewa pelampung dan helm, asuransi jiwa dan makan siang. (Ceng2/R8/HR Online)