Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Jalur nasional Ciamis-Cirebon mulai dari Alinayin, Baregbeg, sampai Kawali, rawan longsor.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Dadang Darmawan membenarkan hal tersebut.
Menurutnya, tebing sepanjang jalan Alinayin dari mulai Baregbeg hingga Kawali merupakan daerah rawan longsor terlebih saat terjadi hujan.
“Saya imbau kepada para pengendara yang sering bolak-balik melewati jalur tersebut seperti para sopir angkutan umum, untuk tetap waspada ketika membawa mobil di waktu hujan,” ujar Dadang.
Dadang melanjutkan, longsor kecil maupun besar sering terjadi di jalur Alinayin sampai Kawali.
“Maka dari itu kewaspadaan harus terus kita tingkatkan, karena bencana datang kapan saja, ini agar kita terhindar dari bencana,” katanya.
Selain tanah longsor lanjut Dadang, jalur Alinayin juga rawan pohon tumbang.
Sehingga ketika hujan lebat disertai angin, warga yang akan pulang ke Cipaku maupun Kawali lebih baik berhenti dahulu.
“Berhenti dulu untuk menghindari bencana di lokasi yang aman misalkan di daerah Cisepet, sebelum masuk Alinayin,” jelasnya.
Dadang menambahkan, saat ini pihaknya sudah memasang rambu-rambu bertuliskan rawan bencana tanah longsor di beberapa titik sepanjang jalur Alinayin sampai Kawali.
“Kita berharap pengendara membacanya, dan saat mereka melewati itu bisa hati-hati,” katanya.
Dadang menambahkan, intensitas hujan disertai angin kencang masih terus terjadi, untuk wilayah kabupaten Ciamis, sehingga bencana tanah longsor bisa saja terjadi.
“Bagi warga Kawali dan Cipaku kita imbau tidak bepergian di saat hujan lebat karena membahayakan,” pungkas Dadang. (Es/R8/HR Online)
Editor: Jujang