Sifat wajib bagi Rasul sudah semestinya umat muslim pahami. Sifat tersebut wajib bagi Rasul dan umat muslim untuk meyakininya. Guna memahami sifat yang ada di uswatun hasanah umat muslim tersebut, Anda bisa ikuti pembahasan di bawah.
Sifat Wajib Bagi Rasul dalam Islam
Nabi Muhammad SAW memiliki beberapa sifat wajib yang pastinya melekat padanya. Sifat tersebut mulai dari siddiq, amanah, tabligh, dan fathonah.
Siddiq
Sifat wajib yang pertama yaitu siddiq. Rasulullah SAW senantiasa memiliki sifat tersebut yang berarti jujur atau benar.
Baca Juga: Pesan Rasulullah kepada Umatnya Amalan untuk Kehidupan Manusia
Nabi Muhammad SAW sudah pasti jujur dan terbukti kebenarannya. Kejujuran ini terlihat jelas dalam kehidupan sehari-hari Rasulullah SAW.
Amanah
Selain memiliki sifat siddiq, Rasulullah SAW juga amanah. Sifat wajib bagi Rasul ini memiliki pengertian yaitu dapat dipercaya.
Pada dasarnya, sifat ini juga ada kaitannya dengan siddiq. Karena Rasulullah senantiasa jujur, menjadikannya sebagai sosok yang amanah.
Sifat melekat di Rasulullah SAW ini menjadikannya mendapatkan banyak kepercayaan. Baik itu untuk urusan pemerintahan maupun agama.
Tabligh
Rasulullah SAW juga memiliki sifat tabligh. Sifat yang satu ini memiliki arti yaitu menyampaikan.
Umat muslim sudah menyadari sepenuhnya bahwa Rasulullah SAW menyampaikan ajaran di dalam agama Islam. Ajaran ini datangnya dari Allah SWT.
Ajaran tersebut Nabi Muhammad SAW sampaikan dalam kapasitasnya sebagai Rasul utusan Allah SWT. Berkat ajaran yang Rasulullah SAW sampaikan, umat muslim bisa menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Fathonah
Sifat wajib bagi Rasul selanjutnya yakni fathonah. Fathonah berarti pandai, bijaksana, dan cerdas.
Nabi Muhammad SAW memiliki sifat tersebut sehingga mampu memahami beragam permasalahan umat dengan baik. Bukan hanya memahaminya saja, sebab Rasulullah SAW juga mampu memberikan solusi sebagai jalan keluarnya.
Baca Juga: Nabi Muhammad Membelah Bulan, Bukti Kebesaran Allah SWT
Allah SWT senantiasa memberikan sifat tersebut kepada Nabi Muhammad SAW untuk membantu dalam menyampaikan ajaran Islam. Berkat sifat ini, Rasulullah SAW juga bisa berargumentasi dalam menghadapi kaum yang menolak ataupun menentang ajarannya.
Meski memiliki berbagai sifat di atas, namun Rasulullah SAW tetap berusaha dan berdoa kepada Allah SWT dalam menghadapi kesulitan. Hal ini cerminan dari QS Al-Insyirah ayat 5-6.
Contoh Penerapan Sifat Wajib Rasulullah
Sebagai suri tauladan, umat muslim perlu meneladani sifat yang ada pada Rasulullah di atas. Adapun beberapa contoh penerapan sifat wajib bagi Rasul tersebut bisa Anda ketahui dari poin-poin berikut.
Tidak Suka Berbohong
Salah satu contoh penerapan sifatnya yaitu tidak suka berbohong kepada siapa saja. Misalnya saja kepada orang tua.
Saat orang tua melarang untuk tidak hujan-hujanan, tentu demi kebaikan. Apabila melakukannya, lebih baik jujur.
Orang yang senantiasa berkata jujur akan mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Karena hal itu, tanamkan sifat jujur mulai dari sekarang.
Menyampaikan Pesan Apa Adanya
Contoh penerapan sifat wajib bagi Rasul berikutnya bisa Anda ketahui saat mendapatkan pesan untuk menyampaikannya ke orang lain. Sudah semestinya Anda menyampaikan pesan tersebut apa adanya.
Dalam artian, pesannya jangan Anda lebih-lebihkan ataupun ada yang kurang. Dengan menyampaikan pesan apa adanya sesuai informasi yang Anda terima, maka telah meneladani sifat Rasulullah.
Tidak Mencontek
Ketika ujian, umat muslim sudah semestinya tidak mencontek milik orang lain. Jangan pula mencontek dari catatan ataupun media lainnya untuk mendapatkan jawaban.
Hal tersebut sama saja telah membohongi diri sendiri maupun orang lain. Sebagai wujud penerapan sifat jujur, biasakan untuk tidak mencontek.
Kalaupun kedapatan mencontek, jangan coba-coba membohongi guru. Berkatalah apa adanya dan jangan ulangi perbuatan buruk tersebut lagi.
Hikmah Meneladani Sifat Wajib Rasul
Umat muslim yang meneladani sifat-sifat wajib pada Rasul bisa mendapatkan hikmah tersendiri. Adapun salah satu hikmahnya yaitu hidup jadi terasa lebih tenang dan damai.
Baca Juga: Kisah Rasul Menerima Wahyu Pertama di Gua Hira
Sifat-sifat tersebut memang membuat umat muslim mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Meneladaninya sama saja juga telah berupaya untuk mendekatkan hubungan dengan Allah SWT.
Hati yang merasa dekat dengan Allah SWT akan senantiasa berakhlak terpuji. Umat muslim juga akan menjauhi segala perbuatan dosa yang bisa merusak hubungan tersebut.
Kini Anda sudah tahu apa saja sifat wajib bagi Rasul. Bukan hanya tahu, pastikan Anda juga meneladaninya. (R10/HR-Online)