Sel darah putih tinggi juga terkenal dengan sebutan leukositosis atau leukosit tinggi. Meskipun sel darah putih penting dalam sistem kekebalan tubuh namun jika berlebihan justru menyimpan bahaya. Apa saja dampaknya bagi tubuh?
Sel darah putih atau leukosit merupakan sel yang berperan penting dalam pembentukan komponen darah. Jenis sel darah ini memiliki inti namun tidak berwarna serta mampu menembus dinding kapiler.
Baca Juga: Penyebab Penyakit Leukemia, Gejala dan Cara Mencegahnya
Seperti organisme sel tunggal lainnya, leukosit bersifat independen. Sel ini juga tidak terikat dengan jaringan atau organ tertentu. Karena itulah peran sel darah putih ini cukup efektif dalam melawan serangan infeksi dan partikel asing lainnya.
Jumlah sel darah putih setiap orang ternyata berlainan. Tergantung usia dan kondisinya. Balita dan ibu hamil umumnya memiliki jumlah leukosit yang cukup banyak ketimbang umumnya orang dewasa.
Sejumlah Kondisi Sel Darah Putih Tinggi
Leukositosis merupakan kondisi saat seseorang mempunya jumlah sel darah putih tinggi yang melebihi batas normal. Pada dasarnya terdapat beberapa hal yang menyebabkan leukosit ini meningkat dalam tubuh.
Baca Juga: Jenis Penyakit pada Sistem Peredaran Darah Beserta Gejalanya
Antara lain bisa karena peradangan, infeksi, alergi hingga mengalami gangguan kanker darah.
Gejala Sel Darah Putih Tinggi
Gejala leukositosis pada penderita biasanya berbeda-beda. Akan tetapi, leukosit tinggi ini bisa kita kenali dengan sejumlah gejala. Berikut ini beberapa gejalanya:
- Mengalami demam
- Tubuh selalu lemas
- Berkeringat di malam hari
- Lebih mudah memar dan mengalami pendarahan
- Berat badan semakin turun
- Muncul gatal-gatal atau ruam
- Mengalami sesak nafas
Penyebab Leukositosis
Meningkatkan jumlah leukosit dalam tubuh jga bisa terjadi karena berbagai faktor. Berikut ini beberapa penyebab munculnya leukositosis atau sel darah putih tinggi yang sebainya Anda tahu.
- Terjadinya reaksi obat yang menyebabkan bertambahnya leukosit
- Jika terjadi peningkatan leukosit saat melawan infeksi
- Timbulnya kelainan sistem imun tubuh
- Tanda produksi leukosit yang tidak normal karena gangguan pada bagian sumsum tulang
Beberapa contoh kondisi atau penyakit yang membuat atau menyebabkan kondisi leukositosis ialah sebagai berikut
- Selalu merokok
- Stres berat
- Mengalami alergi
- Mengalami infeksi bakteri seperti tuberculosis
- Mengonsumsi obat-obatan seperti epinephrine
- Pernah melakukan operasi splenektomi
- Mengalami leukemia
Diagnosis Leukositosis
Saat melakukan pemeriksaan sel darah putih tinggi, dokter biasanya akan memberikan beberapa pertanyaan terkait masalah yang Anda alami. Seperti riwayat kesehatan pasien, obat-obatan yang digunakan, hingga riwayat alergi.
Baca Juga: Pembentukan Sel Darah Putih dan Faktor yang Mempengaruhi Jumlahnya
Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk memeriksa kelainan lainnya. Selain itu, dokter juga akan mengambil sampel darah pasien lalu mengeceknya dengan menggunakan metode hitung darah lengkap.
Jika penyebab leukosit tinggi pada pasien ini masih kurang jelas, maka dokter bisa melakukan pemeriksaan penunjang lainnya. Beberapa pemeriksaan penunjang lainnya yang biasanya dilakukan antara lain:
- Melakukan pengecekan dahak ataupun foto ronsen dada. Hal ini dilakukan untuk memeriksa adanya infeksi atau tidak yang menjadi penyebab sel darah putih tinggi.
- Melakukan pengecekan aspirasi sumsum tulang
- Melakukan pemeriksaan genetik dalam menentukan apakah leukositosis karena masalah genetik
Pengobatan Leukositosis
Pada dasarnya, pengobatan kepada pasien penderita leukosit tinggi ini tergantung pada faktor yang menjadi penyebabnya. Berikut ini merupakan beberapa contoh pengobatan gangguan sel darah ini.
- Menggunakan obat antibiotik jika leukositosis disebabkan oleh infeksi bakteri
- Menggunakan obat antihistamin jika leukosit tinggi terjadi akibat reaksi alergi
- Segera berhenti mengonsumsi obat-obatan jika leukositosis terjadi akibat efek samping obat
- Menggunakan obat anti radang jika leukosit tinggi terjadi karena adanya peradangan
- Jika sebabnya adalah leukemia maka lakukanlah kemoterapi, radioterapi dan transplantasi sumsum tulang
Komplikasi Leukositosis
Jika penyakit sel darah putih tinggi ini semakin parah maka akan menyebabkan komplikasi leukositosis. Komplikasi dari leukositosi ialah leukostasis yang bisa mengakibatkan gangguan aliran darah hingga stroke.
Jika seseorang telah mengidap komplikasi leukositosi maka dokter akan melakukan leukaphresis. Ini bertujuan untuk mengurangi jumlah leukosit.
Pencegahan Leukositosis
Pada dasarnya, pencegahan leukositosis juga kita lakukan dengan mengetahui faktor penyebabnya terlebih dahulu. Berikut ini merupakan langkah-langkah pencegahan yang bisa pasien pengidap leukositosis lakukan.
- Hindari hal-hal yang memicu alergi
- Menghindari merokok
- Menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari berbagai jenis infeksi
- Jangan mengonsumsi obat-obat sembarangan. Ikutilah instruksi dari dokter terlebih dahulu
Itulah berbagai hal terkait sel darah putih tinggi yang sebaiknya Anda tahu. Baik tentang faktor yang menyebabkannya, gejala, diagnosis, hingga pengobatan dan pencegahannya. (R11/HR-Online)