Sate cungkring Bogor merupakan salah satu jajanan yang banyak penggemarnya. Saat ini, kuliner ini mulai jarang ditemui. Pada umumnya, sate cungkring dapat anda temukan di kawasan Jalan Surya Kencana yang merupakan pusat kuliner kota Bogor.
Hidangan yang selalu bikin ketagihan ini merupakan perpaduan antara bibir, otot kaki sapi, serta lontong yang tersaji dengan bumbu kacang.
Namanya pun cukup unik dan membuat penasaran bagi siapapun yang baru pertama kali mendengarnya. Bagi anda yang semakin penasaran dengan kuliner ini, untuk mendapatkannya anda tinggal bangun pagi serta berjalan-jalan di sekitar Jalan Surya Kencana.
Pada kawasan ini, anda dapat menikmati hangatnya sate cungkring yang terdapat pada gerobak-gerobak tradisional yang nampak sangat unik. Pada area Pecinan Bogor ini, anda juga dapat menikmati jenis kuliner lain selain sate cungkring.
Baca Juga: Kuliner Malam Bandung Paling Populer dan Khas Murah, Wajib Dicoba!
Kuliner Sate Cungkring Bogor
Tidak hanya populer dengan destinasi wisata yang sangat beragam, kota Bogor juga memiliki berbagai wisata kuliner khas, mulai dari tradisional hingga modern.
Apabila anda berlibur ke kota Bogor, sempatkan berjalan-jalan pagi mengunjungi kawasan Jalan Surya Kenca Bogor. Pada kawasan ini, anda dapat menikmati beragam sajian jajanan khas Bogor yang sangat menggugah selera.
Terdapat sejumlah gerobak yang berjejer sejak pagi pada area Pecinan Bogor. Mulai dari soto, laksa, gado-gado, hingga siomay. Namun, terdapat satu jenis jajanan yang mencuri perhatian dan sangat sayang untuk anda lewatkan.
Pasalnya, selain nikmat, jajanan satu ini sudah sangat jarang anda temukan di kota Bogor. Jajanan tersebut adalah sate cungkring yang cukup legendaris.
Sate cungkring merupakan salah satu jenis sate dengan bahan dasar sapi. Pada umumnya, sate ini menggunakan bahan baku kikil.
Asal Mula Nama Sate Cungkring Khas Bogor
Nama “Cungkring” tentu membuat penasaran bagi siapapun yang belum pernah mencicipi hidangan ini. Cungkring berasal dari nama bahan-bahan untuk kuliner tradisional khas Bogor ini.
Terdiri dari “Cingur” atau bibir sapi dan kaki garingan, itulah kepanjangan dari kata Cungkring. Sate khas Bogor ini hadir sejak 1975 oleh pedagang bernama pak Jumat.
Baca Juga: Mie Glosor Khas Bogor, Menu Takjil Istimewa yang Lahir di Sukabumi
Awalnya sate cungkring Bogor dijajakan berkeliling dengan cara dipanggul. Saat ini, usaha pak Jumat dilanjutkan oleh putranya bernama Deden. Oleh karenanya, warga sekitar populer memanggilnya dengan sebutan Kang Deden.
Namun tidak dengan jualan keliling, saat ini sate Cungkring hadir pada kawasan Jalan Surya Kencana sejak tahun 2004. Sehingga bagi siapapun yang ingin mencicipi sate khas Bogor ini, bisa datang ke kawasan ini.
Nikmatnya Sate Cungkring Bogor
Selain doclang, cungkring merupakan salah satu menu sarapan khas kota Bogor yang sangat nikmat. Terdiri dari perpaduan lontong serta irisan kikil cingur sapi dengan campuran saus kacang yang gurih dan nikmat.
Semua isian cungkring disiram saus kacang dengan tambahan kecap manis serta taburan bawang goreng. Sate cungkring khas Bogor juga dapat anda tambahkan sambal hijau cair sebagai pemberi rasa pedas.
Cungkring adalah kuliner tradisional Bogor yang hampir punah. Kini pedagangnya semakin terbatas. Padahal, jajanan ini cukup unik dengan cita rasa khas yang berbahan dasar kaki sapi. Hal ini tentunya dapat menyuguhkan kenikmatan kuliner yang luar biasa sangat memanjakan lidah.
Dalam sajian kuliner ini terdapat perpaduan rasa gurih, pedas, serta manis yang bercampur menjadi satu. Proses pembuatan sate cungkring cukup memakan waktu yang lama.
Berasal dari potongan kikil kaki sapi rebus dengan tekstur empuk. Selanjutnya kikil kaki sapi bercampur dengan menggunakan bumbu rempah.
Baca Juga: Sate Galunggung Pangandaran, Kuliner Legendaris Citarasa Tinggi
Cungkring paling nikmat apabila anda santap dengan lontong, selanjutnya anda siram dengan bumbu kacang yang sangat gurih. Semua bahan alami inilah menjadikan istimewa sate cungkring.
Terdapat empat jenis sajian sate cungkring, yakni kulit, dampal, urat, hingga kikil. Masing-masing sajian tersebut dapat anda nikmati harga yang sangat terjangkau.
Hingga saat ini, yang paling laku adalah cungkring dengan urat kaki sapi. Dengan teksturnya yang kasar seperti urat daging, membuatnya memiliki kenikmatan tersendiri saat anda santap.
Pada umumnya, sate cungkring Bogor sering menjadi menu sarapan pagi hari. Untuk dapat menikmati hidangan ini, sebaiknya anda datang sebelum jam 10.00 WIB. Karena biasanya sebelum jam tersebut, cungkring telah habis terjual. Seporsi sate cungkring dapat anda beli dengan harga Rp 16.000 saja.