Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Kepala Terminal Pangandaran Dadan menyebut, terkait rencana pemindahan terminal ke Cijulang, pihaknya akan melakukan kajian dulu bersama pemerintah provinsi Jawa Barat.
“Kami tidak serta merta setuju bahwa terminal harus di Cijulang, tentu harus ada kajian dulu,” ujar Dadan, Rabu (17/3/2021).
Pihaknya juga masih menunggu penyerahan aset lahan yang diperuntukan untuk terminal di Cijulang.
“Ya tentunya ada tahapan-tahapan dulu, tidak serta merta pindah, harus ada kajian dan lain sebagainya,” katanya.
Lanjutnya, saat ini kendaraan umum yang keluar masuk terminal Pangandaran berjumlah 60 an angkutan.
Terdiri dari angkutan pedesaan ada 20 kendaraan per hari, bus antar kota dalam provinsi ( AKDP) ada 26 dan bus antar kota antar provinsi (AKAP) ada 16 kendaraan per hari.
“Kendaraan yang setiap hari keluar masuk terminal masih di dominasi bus AKDP,” ungkap Dadan.
Sebelumnya, Sekda Pangandaran Kusdiana menyatakan, pasar Pananjung Pangandaran akan mengalami perluasan lokasi.
“Awalnya sesuai DED Pasar Pananjung itu mau dua lantai, tapi jadinya satu lantai, sehingga perlu adanya pelebaran lokasi,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
Adapun Pemprov Jabar berencana akan menaikan status terminal Pangandaran menjadi tipe B.
Namun lantaran tanahnya saat ini milik Pemda dan akan digunakan untuk pasar, maka terminal akan dipindahkan ke kecamatan Cijulang.
Sementara terminal Pangandaran yang ada saat ini bakal digunakan untuk terminal khusus angkutan wisata. (Enceng/R8/HR Online)
Editor: Jujang