Pantangan ginjal bengkak menjadi informasi penting yang perlu setiap orang ketahui. Pasalnya, ginjal bengkak bisa menyerang siapa saja tanpa terkecuali, sehingga pantangannyaa sebaiknya Anda hindari. Dengan memahami setiap pantangan ini, para penderita penyakit ginjal dapat menghindarinya untuk mempercepat proses penyembuhan.
Baca Juga: Gejala Kanker Ginjal, Salah Satunya Waspadai Kencing Berdarah!
Ginjal merupakan organ vital yang berperan dalam mengeluarkan limbah dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Ketika ginjal mengalami masalah seperti pembengkakan, tentu akan mengganggu fungsi normalnya dan menyebabkan berbagai komplikasi. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang penyebab, gejala, dan sejumlah pantangannya.
Pantangan Ginjal Bengkak, Ketahui Juga Penyebab dan Gejalanya
Ginjal bengkak atau edema renal, adalah kondisi pembengkakan pada ginjal akibat penumpukan cairan berlebih. Gangguan ginjal bengkak bisa terjadi akibat beberapa faktor.
Salah satunya infeksi atau pielonefritis, yang memicu pembengkakan pada jaringan ginjal. Infeksi ini merupakan efek dari pertumbuhan bakteri yang naik dari saluran kemih ke ginjal.
Batu ginjal atau kristal padat yang terbentuk akan menyumbat saluran kemih dan menyebabkan iritasi. Hal ini juga mampu menyebabkan pembengkakan yang lebih serius. Selain itu, beberapa gangguan lain seperti polikistik, sindrom nefrotik, dan gagal ginjal juga bisa memperparah kondisinya.
Gejala ginjal bengkak sendiri juga bermacam-macam tergantung tingkat keparahannya. Namun yang umum terjadi adalah pembengkakan di sejumlah area tubuh, nafsu makan turun, hingga perubahan warna urin. Adakalanya, penderita ginjal bengkak mengalami tekanan darah tinggi, nyeri pinggang, dan perubahan frekuensi buang air kecil.
Untuk memudahkan proses penyembuhan, selain berobat, para penderita juga wajib mematuhi pantangan ginjal bengkak. Pantangan pada gangguan ginjal bengkak ada banyak sekali. Namun yang paling penting untuk penderita hindari meliputi:
1. Konsumsi Natrium yang Berlebihan
Natrium atau garam adalah musuh terbesar bagi penderita ginjal bengkak. Mengonsumsi makanan yang tinggi natrium dapat memperburuk retensi cairan dan memperparah pembengkakan ginjal.
Hindarilah produk olahan, fast food, camilan asin, dan makanan kalengan yang kaya akan garam. Sebagai gantinya, pilihlah makanan segar dan alami dengan kandungan natrium rendah.
2. Makanan Tinggi Protein
Meskipun protein adalah nutrisi penting, namun mengonsumsinya secara berlebihan dapat memberikan beban ekstra pada ginjal. Penderita ginjal bengkak sebaiknya mengurangi konsumsi makanan tinggi protein.
Baca Juga: Gejala Gangguan Ginjal, Kenali Sejak Awal Sebelum Parah
Sebut saja daging merah, unggas berlemak, dan produk susu tinggi lemak. Pilihlah sumber protein yang lebih sehat, seperti ikan dan kacang-kacangan.
3. Makanan Tinggi Kalium
Pantangan ginjal bengkak berikutnya adalah makanan tinggi kalium. Biasanya penderita ginjal bengkak memiliki masalah dalam membuang kelebihan kalium dari tubuh.
Oleh karena itu, hindari makanan yang memiliki kandungan kalium berlebih. Seperti halnya buah pisang, alpukat, stroberi, jeruk, dan beberapa jenis sayuran hijau.
4. Makanan Tinggi Gula
Sama seperti diabetes, penderita ginjal bengkak juga wajib mengurangi konsumsi gula. Salah satunya menekan konsumsi olahan berbahan dasar tepung-tepungan. Hal ini terjadi karena gula makanan akan memengaruhi kadar glukosa, yang memicu rasa haus berlebih.
Sehingga keinginan untuk minum menjadi tidak terkontrol. Padahal ginjal bengkak tidak bisa terkena cairan yang berlebihan, supaya kinerjanya tetap optimal. Untuk itu, pastikan mengonsumsi makanan dengan kadar gula rendah. Serta hindari pemanis buatan seperti permen atau es krim.
5. Minuman Beralkohol dan Kafein
Alkohol dan beberapa jenis minuman berkafein, seperti kopi atau minuman berenergi, menjadi pantangan ginjal bengkak. Hal ini terjadi karena kedua zat tersebut menyebabkan dehidrasi, yang mempengaruhi fungsi ginjal.
Selain itu, alkohol dan kafein juga meningkatkan risiko retensi cairan. Memilih air putih menjadi langkah terbaik untuk mempercepat pemulihan.
6. Asupan Cairan Berlebih
Meskipun penting untuk tetap terhidrasi, penderita ginjal bengkak perlu membatasi asupan cairan. Mengonsumsi terlalu banyak cairan dapat memperburuk retensi dan memicu pembengkakan lebih parah. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui jumlah asupan cairan yang tepat untuk kondisi Anda.
7. Obat-Obatan Tertentu
Beberapa jenis obat dapat mempengaruhi fungsi ginjal dan menyebabkan retensi cairan. Penderita ginjal bengkak harus berhati-hati dalam menggunakan obat-obatan seperti NSAID, tekanan darah, dan obat antiinflamasi lainnya. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat-obatan tertentu, supaya tidak memperparah kondisinya.
8. Kelelahan
Rasa lelah berlebih menjadi pantangan ginjal bengkak yang sering terabaikan. Padahal, kelelahan sangat memengaruhi kondisi dan kinerja organ ginjal. Pastikan melakukan aktivitas fisik secara normal dan tidak terlalu berat. Pastikan memiliki waktu istirahat cukup, serta kualitas tidur yang baik setiap harinya.
9. Rokok
Pantangan pada gangguan ginjal bengkak yang terakhir adalah rokok. Kebiasaan merokok sangat memengaruhi kesehatan dan kinerja organ ginjal. Karena itu, bagi para penderita ginjal bengkak, sebaiknya berhenti merokok supaya proses pemulihan semakin cepat.
Baca Juga: Kebiasaan Buruk yang Merusak Ginjal, Anak Muda Sering Melakukannya
Demikian tadi ulasan tentang pantangan ginjal bengkak yang wajib setiap orang ketahui. Dengan menghindari setiap pantangan, maka tingkat keparahan ginjal bengkak dapat diminimalisir. Sekian, semoga bermanfaat! (R10/HR-Online)