Objek misterius Oumuamua kemungkinan sebagai pengunjung pertama ke tata surya. Bukan komet atau asteroid yang semula menjadi dugaan. Objek misterius tersebut kemungkinan adalah sisa dunia lebih mirip Pluto. Tentunya yang tampak seperti biskuit atau kue.
Baca Juga: Objek Misterius di Galaksi Bima Sakti Mendekati Lubang Hitam
Para astronom Arizona State University minggu ini melaporkan adanya temuan objek misterius tersebut. Objek misterius tersebut yang memiliki ukuran tinggi sekitar 45 meter. Tampaknya yang terbuat dari nitrogen beku. Seperti, pada permukaan Pluto dan Triton bulan terbesar Neptunus.
Ilmuwan Berpendapat Bahwa Tabrakan Menyebabkan Potongan pada Objek Misterius Oumuamua
Alan Jackson dan Stephen Desch sebagai penulis studi, percaya jika benturan mengakibatkan potongan es. Tentunya yang terlapisi nitrogen jatuh sekitar 500 juta tahun yang lalu. Sehingga, mengirimkan potongan sistem bintang itu pada sistem bintang kita.
Adanya sisa-sisa warna merah dianggap bagian diri aslinya. Selain itu, pada lapisan luarnya dari radiasi kosmik menguap, dan juga pada matahari. Sehingga, menyebutkan pada hal itu dengan Oumuamua.
Melansir Wikipedia, Oumuamua adalah objek antarbintang yang pertama terdeteksi melewati tata surya. Secara resmi oleh Robert Weryk menggunakan teleskop Pan-STARRS. Melalui Observatorium Haleakalā, Hawaii pada 19 Oktober 2017.
Baca Juga: Kawah Misterius di Mars, Diperkirakan Berumur 4 Miliar Tahun
Terlihat hanya sebagai titik cahaya pada jauhnya yang tepat jutaan mil, meski melalui pendekatan terdekatnya. Telah menentukan bahwa yang berasal dari luar tata surya akibat kecepatan dan jalurnya. Hal itu menunjukkan bahwa objek tersebut tidak mengorbit matahari atau apa pun.
Komet 21/Borisov yang telah ditemukan pada 2019. Objek tersebut merupakan satu-satunya objek yang menyimpang dari sistem bintang tata surya.
Mencari Tahu Tentang Objek Misterius Oumuamua
Tentunya hanya bisa berspekulasi mengenai Oumuamua tersebut. Objek tersebut yang tidak sesuai dengan kategori yang ada pada tata surya. Objek tersebut tampak seperti asteroid, namun dapat meledak dengan cepat seperti halnya komet.
Tidak menyerupai komet, karena objek tersebut tidak memiliki ekor saat terlihat. Prediksi bolak-balik antara asteroid dan juga komet. Bahkan, dapat dikatakan bahwa objek tersebut bisa menjadi artefak yang aneh.
Ada yang Menilai Objek Misterius Oumuamua Adalah Teknologi Alien
Banyak yang berpikir, bahwa setiap objek di luar tata surya membuat orang berpikir tentang alien. Namun, dalam sains penting untuk tidak langsung mengambil kesimpulan. Perlu untuk melakukan penelitian terlebih dahulu.
Objek misterius tersebut yang terlihat pada kilaunya, ukuran, dan juga bentuknya. Selain itu, keluarnya material yang tidak menghasilkan ekor yang terlihat. Sehingga, Jackson dan Dish menciptakan model komputer yang membantunya. Untuk dapat menentukan bahwa objek misterius tersebut kemungkinan besarnya sepotong es nitrogen.
Ketidakmampuan untuk segera menjelaskannya dengan rinci menyebabkan spekulasi. Objek misterius Oumuamua yang merupakan bagian dari teknologi alien. Avi Loeb dari Universitas Harvard menerbitkan bukunya mengenai hal tersebut. Buku Extraterrestrial: The First Sign of Intelligent Extraterrestrial Life, membahas topic objek misterius.
Hal yang telah memicu perdebatan publik mengenai metode ilmiah. Selain itu, tanggung jawab ilmuwan untuk tidak mengambil kesimpulan yang tidak beralasan. Adanya Oumuamua telah memberi para ilmuwan kesempatan. Khusus untuk melihat sistem ekstrasurya dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
Semakin banyak objek seperti halnya Oumuamua dalam temuan tersebut dan juga dipelajari. Para ilmuwan tentunya bisa memperluas pemahaman, tentang sistem planet lain. Selain itu, membedakan planet yang terlihat mirip atau berbeda dari tata surya yang ada.
Pada Jarak Dekat Objek Misterius Oumuamua Memiliki Lebar 6 Kali Lebih Besar
Apabila objek misterius tersebut berada pada titik terdekatnya dengan Bumi. Sehingga, akan tampak enam kali lebih besar dari ketebalannya sebelumnya. Menurut Desch objek misterius tersebut terlihat menyerupai biskuit atau kue.
Saat ini telah menjauh juga jauh dari orbit Uranus, lebih dari 2 miliar mil atau 3,2 miliar km. Sehingga, akan terlihat terlalu kecil bahkan dengan menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble. Para ahli astronomi butuh mengandalkan pengamatan yang asli dan juga akan terus meningkatkan dalam analisisnya.
Desch menambahkan pada objek misterius yang meninggalkan tata surya sekitar tahun 2040. Dengan rasio lebar ketebalannya akan turun menjadi 10 banding 1. Desch juga mengatakan kemungkinan objek misterius tersebut memiliki bentuk yang konsisten. Seperti, bentuk biskuit atau kue saat melihatnya, namun akan menjadi lebih datar seperti kue pancake.
Anda bisa mengetahui mengenai objek misterius Oumuamua tersebut. Objek misterius tersebut yang terlihat seperti kue atau biskuit. (R10/HR Online)