Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Menjadi Kepala Sekolah atau Kepsek sebelumnya tak pernah terbayangkan oleh Idah Rosidah, warga Tunggils, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Idah pun tak menyangka di usianya yang masih 33 tahun, ia dipercaya untuk menjadi seorang Kepala Sekolah.
Saat ini, ia bertugas sebagai Kepala SDN 3 Ciparakan, Kecamatan Kalipucang, Pangandaran.
Ia mengaku sejak kecil memang bercita-cita menjadi seorang guru.
Menurutnya, guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa dan berkat ilmu dari guru akhirnya generasi penerus bangsa bisa menjadi sosok yang berkualitas tidak hanya intelektualitas tetapi juga kepribadiannya.
“Menjadi guru adalah pilihan saya sejak kecil,” ujar Idah, Kamis (18/3/2021).
Idah mengaku sebelumnya bertugas menjadi seorang guru dari tahun 2009 silam.
Pada tahun 2019, ia mengikuti calon Kepala Sekolah di Pangandaran.
“Alhamdulillah, saya lolos dan mendapatkan SK kepala sekolah,” katanya.
Perjuangan menuju ke arah tersebut lanjut Idah bukan hal yang mudah.
Menjadi kepala sekolah termuda di Pangandaran tak membuat Idah minder.
Ia mengaku sangat bersemangat untuk sama-sama membangun dunia pendidikan Pangandaran lebih baik lagi.
“Saya selalu mengajak dewan guru di sekolah untuk meningkatkan kualitas mengajar, agar anak-anak kita bisa menjadi penerus bangsa yang berkualitas,” jelas Idah.
Selama satu tahun lebih Idah bertugas sebagai kepala sekolah di SDN Ciparakan, Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.
“Saya masih terus belajar dan berharap semua membimbing saya agar bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. (Entang/R8/HR Online)
Editor: Jujang