Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Jawa Barat, kembali menyampaikan satu orang warga Banjar meninggal dunia karena terpapar virus Corona.
Pelaksana Satgas dari Dinas Kesehatan Kota Banjar, Rusyono, mengatakan, warga Banjar yang meninggal dunia karena terpapar virus Corona tersebut seorang perempuan inisial IK. Usianya 51 tahun dan merupakan warga Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman.
Pasien positif asal Kelurahan Hegarsari tersebut meninggal dunia pada tanggal 16 Februari sekitar pukul 17:13 WIB. Warga Kota Banjar pasien positif Covid-19 tersebut meninggal di rumah sakit setelah menjalani perawatan selama dua hari di RSUD Banjar.
“Hari ini ada satu pasien positif yang meninggal dunia. Tadi sore meninggalnya,” kata Rusyono kepada HR Online, Selasa (16/2/21).
Pasien meninggal tersebut, lanjutnya, mulai masuk IGD rumah sakit dan menjalani perawatan di ruang isolasi sejak tanggal 14 Februari. Pasien sebelumnya terkonfirmasi positif dengan gejala berat karena memiliki riwayat penyakit penyerta (komorbid).
Saat ini kata Rusyono, pasien meninggal tersebut akan dimakamkan oleh petugas di komplek pemakaman TPU Dipatiukur, lingkungan Banjarkolot, Kelurahan Banjar. Proses pemakaman menggunakan prosedur pemakaman Covid-19.
“Malam ini juga Almarhum langsung petugas makamkan di TPU Dipatiukur, Kelurahan Banjar,” terang Rusyono.
Ia menambahkan, dengan adanya penambahan satu orang tersebut sampai saat ini jumlah pasien positif yang meninggal dunia karena terinfeksi virus Corona menjadi 18 orang.
“Bulan Februari ini sudah empat orang warga Banjar yang meninggal karena virus Corona. Jumlahnya sampai sekarang sudah mencapai 18 orang,” imbuh Rusyono.
1 Warga Kota Banjar Meninggal Karena Covid-19, Pasien Positif Bertambah 8 Orang
Terpisah Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Agus Nugraha kembali menyampaikan penambahan kasus positif sebanyak 8 orang dan salah satunya seorang tenaga kesehatan (Nakes).
Nakes tersebut, kata Agus, yaitu seorang laki-laki inisial RT usia 21 tahun warga Desa Rejasari, Kecamatan Langensari.
“Hari ini ada penambahan lagi 8 orang warga Banjar yang positif Covid. Ada Nakes juga yang terpapar,” kata Agus Nugraha.
Lanjut Agus menyebutkan, penambahan kasus positif berikutnya yaitu seorang perempuan inisial NM, juga warga Desa Rejasari, Kecamatan Langensari dan WF warga Kelurahan Bojongkantong.
Kemudian, dua orang warga Desa Balokang Kecamatan Banjar masing-masing inisial AK (60) dan RP (20). Berikutnya GJ (27) warga Kelurahan Muktisari, S (53) warga Desa Waringingsari dan EH (60) warga Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman.
Penambahan sebanyak 8 tersebut sambung Agus, merupakan pengembangan kasus kontak erat dengan pasien positif sebelumnya, pelaku perjalanan, surveilans ILI dan pasien suspek.
“Pasien penambahan itu kebanyakan menjalani isolasi mandiri. Kami imbau semua pihak tetap waspada karena saat ini jumlah kasus positif kembali meningkat dan sudah mencapai 662 orang,” ujar Agus. (Muhlisin/R7/HR-Online)
Editor: Ndu