Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Sebanyak 2 orang tenaga kesehatan atau nakes di Kota Banjar, Jawa Barat, terkonfirmasi positif Covid-19 dalam waktu dua hari berturut-turut.
Menurut Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar Agus Nugraha, dua orang Nakes yang terpapar virus Corona tersebut yaitu seorang laki-laki usia 21 tahun warga Desa Rejasari Kecamatan Langensari dan masuk data penambahan pada tanggal 16 Februari 2020.
Sedangkan satu orang Nakes lagi yaitu Nakes yang data penambahannya masuk pada hari ini yaitu NH usia 45 tahun, warga Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja.
“Iya. Ada dua Nakes yang terpapar. Masuk data penambahan hari ini dan hari kemarin,” kata Agus Nugraha kepada HR Online, Rabu (17/2/2021).
Selain satu orang Nakes asal Desa Raharja, lanjut Agus, juga ada sembilan orang warga Kota Banjar lainnya yang terkonfirmasi positif dan masuk data penambahan kasus pada hari ini.
Sembilan orang warga positif tersebut masing-masing ES (53) IS (24) tahun, dan KF , bayi berusia 4 bulan. Ketiganya warga Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman.
Penambahan berikutnya yaitu dua orang warga Kelurahan Banjar inisial RH (31) dan AN (6). Kemudian dua orang warga Kelurahan Mekarsari inisial H (38) dan ED (40).
Sedangkan satu orang lagi yaitu IL (20) warga Desa Karyamukti, Kecamatan Pataruman.
Penambanan sembilan orang tersebut, imbuh Agus berawal dari pasien suspek dan pengembangan kasus kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.
“Awalnya dari pasien suspek dan kasus kontak erat. Saat ini semua pasien itu tengah terparkir menjalani isolasi mandiri,” terang Agus Nugraha.
Baca Juga: Lagi, Bertambah 1 Warga Kota Banjar Meninggal Dunia Karena Covid-19
Nakes di Banjar yang Positif Covid-19 Belum Divaksin
Sementara itu, terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar dr. Andi Bastian menegaskan bahwa sebelum terkonfirmasi positif Nakes positif asal Desa Rejasari tersebut belum sempat mengikuti vaksinasi penyuntikan dosis Vaksin Sinovak.
Nakes positif Covid-19 di Kota Banjar tersebut belum disuntik Vaksin Sinovak karena pada saat jadwal pelaksanaan yang bersangkutan tengah menjalani isolasi mandiri karena kontak erat dengan pasien yang sebelumnya sudah dinyatakan positif.
“Nakes itu belum sempat mengikuti vaksinasi karena sedang isolasi mandiri karena kontak erat. Setelah itu dia terkonfirmasi positif,” kata dr. Andi Bastian
Sedangkan Nakes positif inisial NH yang masuk data penambanan hari ini, lanjut Andi Bastian, juga belum sempat mengikuti vaksinasi karena pada saat pelaksanaan yang bersangkutan sudah merasakan sakit.
“Jadi kedua nakes yang positif itu belum mengikuti vaksinasi. Setelah itu terkonfirmasi positif,” tandasnya. (Muhlisin/R8/HR Online)
Editor: Jujang