Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Warga Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Keluarga Penerima Manfaat (KPM), meminta program BPNT jadi uang tunai agar lebih simpel. Warga beralasan tidak memiliki lemari pendingin atau kulkas untuk menyimpan barang-barang bantuan tersebut.
Tisna, warga penerima BPNT Ciamis, menyatakan ia tidak memiliki lemari pendingin. Sehingga sejumlah barang bantuan yang ia terima sering sia-sia atau mubazir. Karena banyak bahan makanan seperti tahu, tempe dan daging ayam cepat basi karena tidak kuat bertahan lama.
“Agar tidak menjadi mubazir, Program BPNT Ciamis ini ganti saja jadi bantuan uang tunai. Sehingga, keluarga penerima manfaat dapat membelanjakannya sesuai dengan kebutuhannya masing-masing,” katanya kepada HR Online, Selasa (26/01/2021).
Kasi pelayanan Desa Gereba Cipaku Usman Ali membenarkan banyak warga yang menginginkan dan meminta mengganti BPNT ini menjadi uang. Alasannya, tidak adanya lemari pendingin untuk menyimpan bahan makanan dari bantuan, membuatnya menjadi sia-sia alias tidak termanfaatkan.
“Memang benar. Banyak KPM yang berharap Program BPNT jadi uang saja. KPM, beralasan karena tidak memiliki lemari pendingin/ kulkas, barang bantuan yang diterimanya menjadi basi,” ujarnya.
Usman, meyakini apabila program tersebut menjadi dalam bentuk uang, KPM dapat menggunakannya sebaik mungkin. Sebab, banyak warga Desa Gereba sendiri pernah mengalaminya. Karena KPM tidak memiliki kulkas, bantuan berupa daging ayam menjadi mubazir.
“Mungkin kalau dalam bentuk uang, para KPM bisa membeli barang sesuai kebutuhannya. Terkadang warga banyak yang tidak menyukai barang bantuan yang datang,” jelasnya. (Edji/R9/HR-Online)
Editor: Dadang